ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Penyerahan bantuan perlengkapan peserta didik dalam program strategis pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas kembali berlanjut. Kegiatan kali ini berlangsung di SDN 001 Payalaman, Selasa (29/9/2026).
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 27 murid SDN 001 Payalaman yang merupakan peserta didik baru atau kelas 1 jenjang sekolah dasar.
Penyerahan itu menjadi bagian dari pelaksanaan program bantuan perlengkapan bagi peserta didik baru jenjang SD di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Setiap siswa mendapatkan satu paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari tas sekolah, sepatu sekolah, baju putih-merah, baju kurung, baju batik, tali pinggang, topi, dan dasi.
“Ini program kita untuk anak-anak, khususnya mereka yang baru memasuki jenjang pendidikan. Kita ingin membantu memenuhi kebutuhan mereka sehingga orang tua juga terbantu,” ujar Bupati Aneng.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para orang tua mengenai pentingnya peran guru dalam mendidik anak. Ia meminta orang tua turut menanamkan sikap menghormati dan menghargai guru kepada anak-anak.
“Di mata pendidikan, guru adalah segalanya bagi kita. Tanpa guru, hari ini kita tidak bisa hadir di sini. Karena gurulah kita bisa hadir di sini. Jadi, kita didiklah anak-anak kita menghormati guru, menghargai guru lebih dari segalanya,” ujar Aneng.
Menurut Aneng, guru telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk memberikan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
“Guru memberikan ilmu dan upayanya tanpa pamrih. Siang dan malam dia membuat program-program yang terbaik untuk siswa-siswinya,” katanya.
Bupati Aneng juga mengingatkan orang tua agar tidak terburu-buru menyimpulkan tindakan guru sebagai kekerasan ketika terjadi interaksi fisik dalam proses mendidik. Ia meminta persoalan yang muncul di lingkungan sekolah disikapi dengan komunikasi yang baik.
“Jangan pula Bapak-Ibu, baru gurunya memegang kepala, memegang badan, disangka kekerasan pula. Kasihan guru-guru kita, mereka bukan bersikap kasar tapi mendidik anak-anak kita,” ujarnya.
Ia berharap suasana pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas tetap terjaga dan seluruh pihak dapat bersama-sama memberikan yang terbaik bagi generasi penerus.
“Mudah-mudahan Anambas kita jauh dari bala-bala itu. Kita penginnya yang terbaik untuk Anambas kita, karena dari ujung ke ujung bersaudara semua. Mudah-mudahan ke depan semakin membaik,” tutur Aneng.
Dalam kesempatan tersebut, Aneng juga berbagi pengalaman ketika pernah menjadi ketua komite sekolah selama tujuh tahun. Menurutnya, menjadi bagian dari pengelolaan pendidikan bukanlah tugas yang mudah karena harus siap menerima berbagai masukan dan keluhan masyarakat.
“Saya pernah jadi ketua komite tujuh tahun. Memang tak mudah jadi ketua komite. Tempat sumpah serapah orang saja. Jadi kalau kita terjun jadi pemimpin, siap jadi tong sampah. Kalau tak siap jadi tong sampah, jangan jadi pemimpin,” sebutnya.
Ia menambahkan, seorang pemimpin harus siap menerima berbagai pandangan masyarakat dan menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
Untuk diketahui, program strategis bantuan perlengkapan peserta didik ini mencakup peserta didik baru pada jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP di seluruh Kabupaten Kepulauan Anambas. Total penerima terdiri dari 993 peserta didik TK/PAUD, 842 siswa SD, dan 709 siswa SMP.



