FGD Perdana, Kadin Anambas: Sebagai Wadah dan Wahana Bagi Para Pengusaha

Kamar Dagang dan Industri saat melaksanakan rapat Forum Group Discussion bersama para Stakeholder Se Anambas di Aula Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM| Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan rapat Forum Group Discussion (FGD) bersama para Stakeholder Se Anambas di Aula Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Selasa (24/08/2021).

Rapat perdana yang digelar dihadiri oleh Kepala Seksi Intelijen dan Datun Cabjari Tarempa, Alvin Dwi Nanda, Wakil Kepala Satpol PP Anambas, Herry Fakhrizal, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Anambas, IPTU Rifi Hamdani, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Anambas, Yunizar, serta beberapa pelaku usaha di Anambas.

Kepala Kadin Anambas, Muh Nasrul Arsyad menjelaskan rapat FGD ini membahas terkait kendala-kendala yang saat ini dialami oleh para pelaku usaha di Anambas dalam menjalankan usahanya.

Bacaan Lainnya

“Rapat FGD ini perdana di Anambas dan kita hadirkan para teknis dari seluruh Stakeholder Anambas untuk membantu para pelaku usaha dalam menangani kendala-kendala yang terjadi, sehingga kedepannya tidak ada lagi pengusaha yang tak memiliki izin usaha,” jelas Nasrul.

“Karena tugas utama Kadin adalah sebagai wadah dan wahana bagi para pengusaha di Indonesia, serta bertujuan mewujudkan dunia usaha nasional yang kuat, maka dari itu ini langkah awal kita membuat gebrakan-gebrakan untuk menggerakkan roda perekonomian di Anambas,” lanjutnya.

Tak hanya membahas kendala-kendala dari para pengusaha, Nasrul mengungkapkan Kadin juga akan memfasilitasi para pelaku usaha dalam membuat surat izin usaha.

“Jika tidak ada izin usaha maka aparat kepolisian bisa menindak pengusaha tersebut, sebelum terjadi hal-hal seperti itu, kita membantu para pelaku usaha dengan memfasilitasi mereka dalam membuat surat izin usaha, kita mau seluruh pelaku usaha di Anambas ini sudah mengantongi surat izin tersebut,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Ia juga mengatakan kendala para pelaku usaha saat ini yaitu moda transportasi ke Anambas.

“Kendala para pelaku usaha dibidang sembako saat ini adalah transportasi, karena Anambas ini daerah kepulauan dan juga jauh dari ibukota Provinsi membuat ongkos kirim kesini mahal,” ucapnya.

Nasrul berharap dengan diadakannya FGD ini, Pemerintah Daerah bisa membantu para pelaku usaha serta mensupport mereka dalam mengembangkan roda perekonomian di Anambas.

Editor | Pinni


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *