ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Pembukaan Turnamen Mini Soccer Tingkat SD/MI U-12 yang diselenggarakan Organisasi Pemuda Liuk (Opel) ke-14 tahun 2026 berlangsung meriah di Desa Liuk, Kecamatan Siantan Tengah, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan pembukaan diawali dengan tarian sambutan dan penampilan tarian kolosal yang memukau masyarakat dan tamu undangan yang hadir di lapangan pertandingan.
Sebanyak 14 tim ambil bagian dalam turnamen yang menggunakan sistem setengah kompetisi dan terbagi ke dalam empat grup. Ajang olahraga tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Organisasi Pemuda Liuk (Opel) ke-14 tahun 2026.
Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, yang juga menjabat sebagai Ketua Askab PSSI Kepulauan Anambas.
Dalam sambutannya, Sahtiar mengapresiasi semangat masyarakat dan panitia yang mampu menyelenggarakan turnamen meski dengan keterbatasan fasilitas lapangan.
Ia menyebut, kondisi lapangan yang ada saat ini memang telah lama menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah desa. Oleh karena itu, aspirasi terkait perbaikan lapangan akan disampaikan kepada pimpinan daerah agar dapat menjadi perhatian bersama.
“Kita ingin membuktikan kepada masyarakat luar bahwa Desa Liuk bisa melaksanakan kegiatan walaupun dengan kondisi lapangan seperti ini. Dengan kesederhanaan, tetapi tetap bisa melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sahtiar juga meminta dukungan media dan Diskominfo untuk membantu mempublikasikan turnamen tersebut agar tidak hanya dikenal masyarakat sekitar Desa Liuk, tetapi juga diketahui masyarakat luas di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Lebih lanjut, ia menuturkan, penyelenggaraan turnamen bukanlah tugas yang mudah karena panitia berada di posisi yang penuh tantangan.
“Panitia itu posisi yang paling tidak enak. Kalau sukses jarang dipuji, tapi kalau ada kesalahan pasti dicaci. Karena itu kami hadir di sini untuk memberi semangat kepada panitia agar tetap semangat sampai kegiatan ini selesai,” sebutnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan tersebut serta menjaga suasana tetap kondusif selama turnamen berlangsung.
“Kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan itu hal biasa, tidak ada yang sempurna. Kalau bukan kita yang mendukung kegiatan ini, tentu orang lain juga tidak akan mendukung,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Liuk, Syaipul, menyampaikan turnamen mini soccer tersebut merupakan kali kedua digelar di lapangan Desa Liuk yang hingga kini masih memiliki banyak keterbatasan fasilitas.
“Turnamen mini soccer ini sudah yang kedua kalinya digelar di lapangan ini. Walaupun kita lihat masih banyak kekurangan, kami bersama masyarakat tetap berupaya dan berjuang agar lapangan ini ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Disebutkannya, pemerintah desa bersama masyarakat selama ini terus berupaya dan berjuang agar lapangan tersebut dapat diperbaiki sehingga lebih layak digunakan untuk kegiatan olahraga masyarakat.
“Harapan kami tentunya lapangan ini ke depan bisa mendapat perhatian dan dilakukan perbaikan, supaya anak-anak dan masyarakat Desa Liuk memiliki sarana olahraga yang lebih baik dan nyaman untuk digunakan,” harapnya. (Pin)


