ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan penguatan kelembagaan Pengawas Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar kegiatan bertema “Sinergitas Pengawasan Pemilu dalam Menjaga Kualitas Demokrasi.” Giat berlangsung selama dua hari, 20–21 September 2025.
Kegiatan yang digelar di Aula Lantai IV Hotel Tarempa Beach itu dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Herry Fakhrizal yang hadir mewakili pimpinan.
Dalam sambutannya, Herry menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan di luar daerah.
Diawal penyampaian, ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bawaslu, KPU, seluruh stakeholder, jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, para pengawas, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berperan dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilukada Tahun 2024.
“Alhamdulillah, penyelenggaraan Pemilukada dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan aman berkat kerja sama serta sinergi kita semua,” ucapnya.
Lanjut Herry, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan Pemilu, baik Pilkada, Pilpres, maupun Pileg. “Semoga sinergi ini terus terjalin demi terciptanya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Anambas, Jufri Budi menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pengawasan Pemilu antara Bawaslu dengan para mitra kerja strategis serta seluruh elemen masyarakat.
Kata dia, dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Bawaslu tidak hanya fokus pada tahapan pemilu saja. “Sejak awal kami sudah mempersiapkan dan merancang berbagai kegiatan penguatan kelembagaan. Harapannya, selama masa periodisasi kami, kegiatan-kegiatan tersebut tetap berjalan, baik secara internal maupun eksternal,” ucapnya.
Untuk internal, lanjutnya, divisi-divisi di bawah Bawaslu kabupaten, khususnya Divisi Hukum dan Pencegahan, serta Divisi Penanganan Pelanggaran dan Sengketa, telah melaksanakan program penguatan kelembagaan secara berkesinambungan.
“Untuk kegiatan eksternal seperti yang kita laksanakan hari ini, kami upayakan minimal dilakukan setiap tahun sebelum tahapan pemilu dimulai. Kegiatan ini bersifat strategis, melibatkan berbagai elemen masyarakat, agar masyarakat benar-benar memahami fungsi Bawaslu sekaligus dapat berpartisipasi secara aktif dalam pengawasan demokrasi,” jelasnya.
Giat ini sendiri diselenggarakan sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, yang menekankan pentingnya penguatan lembaga pengawas pemilu sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia. (Pin)


