Ribuan Tamban Mengundang Warga Menyapa Pemancing di Dermaga Tarempa-Anambas

Para pemancing tampak antusias memancing ikan Tamban di Pelabuhan Sri Siantan, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Rabu (26/11/2025)

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Suasana Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, pada siang menjelang sore, Rabu (26/11/2025), terlihat ramai oleh aktivitas para pemancing ikan tamban.

Di sepanjang tepi dermaga, warga berjajar sambil memegang tali pancing sederhana tanpa joran. Setelah tali pancing dijatuhkan ke air, para pemancing tampak memutar tali tersebut menggunakan jari yang merupakan ciri khas teknik menangkap ikan tamban.

Sebagian warga juga mencoba menggunakan rawai kecil dengan teknik tarik-ulur perlahan. Namun, berdasarkan pantauan media, cara ini tidak terlalu efektif dibandingkan teknik putaran jari yang terbukti peluang mendapatkan tamban.

Bacaan Lainnya

Aktivitas memancing juga tampak berlangsung di atas pompong antarpulau yang sedang sandar di pelabuhan. Banyak pemancing memilih lokasi ini karena dapat menjangkau area perairan yang lebih ramai ikan.

Pemandangan tersebut menarik perhatian warga yang melintas, bahkan ada yang membeli hasil tangkapan langsung dari pemancing.

Dalam obrolan santai, seorang pemancing asal Desa Sri Tanjung mengakui bahwa memancing ikan tamban karena hasilnya kerap dijadikan lauk harian oleh masyarakat setempat.

“Kalau banyak biasanya kami jual. Bukan di pasar, tapi pembeli datang langsung saat kami memancing,” ungkapnya sambil tersenyum.

Ia bercerita, dalam sehari ia pernah mendapatkan hingga 400 ekor tamban.

“Kalau lagi ramai, memang bisa dapat ratusan. Tapi itu jarang-jarang. Rezeki lah,” ujarnya.

Disebutkannya, aktivitas memancing tamban seperti ini tidak terjadi setiap bulan. Namun, kali ini kondisi terbilang berbeda karena ikan tamban sudah bertahan hingga empat bulan.

“Biasanya sebentar saja. Tapi ini sudah empat bulan belum hilang-hilang. Mungkin karena airnya cocok, jadi ikan betah,” tambahnya.

Seorang pemancing lainnya yang ikut memadati tepi dermaga mengatakan dirinya turun memancing bukan semata mencari hasil, tetapi untuk mengisi waktu senggang.

“Kami di sini banyak yang cuma mengisi waktu luang saja. Sambil santai, sambil dapat ikan untuk dibawa pulang,” ujarnya singkat.

Ikan tamban sendiri adalah sejenis ikan kecil yang hidup bergerombol di laut permukaan, termasuk dalam kelompok ikan sardinella atau mirip herring. Ikan ini memiliki rasa yang gurih, sehingga menjadi favorit masyarakat setempat sebagai lauk harian maupun untuk dijual. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *