ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Suasana Coffee Morning PKS bersama para wartawan Anambas mendadak semakin hidup ketika sesi diskusi dimulai, Kamis (4/12/2025) di Warkop Saipul Sri Tanjung.
Para jurnalis yang hadir tidak hanya menyampaikan apresiasi, tetapi juga mengungkap berbagai persoalan yang tengah dirasakan masyarakat. Forum santai itu pun berubah menjadi ruang kritik konstruktif yang sarat masukan untuk perbaikan daerah.
Masukan awal datang dari Heriadi, perwakilan media Ranaipos. Ia menyoroti persoalan tingginya tarif angkutan penumpang di Bandara Letung, Kecamatan Jemaja, keluhan yang menurutnya sering ia dengar langsung dari warga maupun tamu luar daerah.
“Di lapangan, saya kerap mendapati masyarakat dan pengunjung dari luar mengeluhkan tarif angkutan di Bandara Letung yang dinilai terlalu tinggi,” terang Heri saat mengarahkan perhatiannya kepada Ketua PKS Anambas
Heri menilai kondisi tersebut perlu segera dibenahi melalui aturan resmi agar tidak muncul praktik tarif yang tidak terkontrol.
Untuk itu, Ia mendorong Komisi II DPRD Anambas agar meninjau ulang regulasi transportasi, mengingat Jemaja merupakan salah satu pintu masuk utama ke Anambas.
“Pembenahan tarif angkutan ini harus mulai dilakukan dari sekarang supaya tidak lagi muncul praktik ilegal,” tegasnya.
Setelah pembahasan mengenai transportasi, Rikaswin dari Media Pojok Batam turut menyampaikan pandangannya terkait menurunnya anggaran publikasi media.
Ia mengapresiasi PKS atas terselenggaranya coffee morning, namun mengingatkan bahwa keberlanjutan media lokal juga harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan.
“Peran media sangat penting dalam mendorong kemajuan Anambas. Kita memahami kondisi keuangan daerah, tetapi pers sebagai kontrol sosial tetap perlu diperhatikan,” tuturnya.
Kaswin berharap anggota DPRD Anambas dapat memberikan perhatian lebih agar media lokal tetap dapat menjalankan perannya secara optimal.
Melalui diskusi hangat tersebut, Coffee Morning tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk menyatukan pandangan dan menyampaikan aspirasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. (Pin)


