ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Upaya mendorong peningkatan konektivitas dan penguatan infrastruktur transportasi di Kabupaten Kepulauan Anambas terus dilakukan sebagai bagian dari langkah mempercepat pembangunan dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembahasan usulan Bupati Kepulauan Anambas terkait perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Letung dalam rapat yang digelar secara virtual dan diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, dari Ruang Kerjanya, Rabu (17/06/2026).
Rapat ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan infrastruktur transportasi.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sahtiar, mengatakan bahwa pengembangan Bandara Letung memiliki posisi strategis bagi masa depan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menurutnya keberadaan bandara yang lebih representatif akan membuka peluang yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi serta memperkuat keterhubungan daerah dengan wilayah lain, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah perlu terus dijaga dan ditingkatkan dari tahun ke tahun. Berbagai sektor ekonomi dan industri di Anambas, yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar dapat berkembang secara optimal dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Salah satu langkah yang dinilai paling efektif adalah memperkuat akses transportasi menuju dan dari wilayah Kepulauan Anambas. Dalam hal ini, Bandara Letung dipandang sebagai pintu gerbang penting yang memiliki peran besar dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
“Bandara Letung merupakan aset penting yang dapat membuka akses mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga peluang investasi. Ke depan, bandara ini diharapkan dapat terus dikembangkan bahkan menuju bandara bertaraf internasional,” ujarnya.
Namun demikian, Sahtiar menjelaskan bahwa kondisi panjang landasan pacu Bandara Letung yang saat ini masih sekitar 1,6 kilometer dinilai belum mampu melayani jenis pesawat tertentu. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang perlu segera ditangani guna meningkatkan kapasitas serta fungsi pelayanan bandara.
Ia menilai perpanjangan landasan pacu menjadi kebutuhan yang semakin penting mengingat besarnya manfaat yang akan dirasakan masyarakat.
Dengan fasilitas bandara yang lebih memadai, proses pengiriman hasil perikanan dan komoditas unggulan daerah dapat berlangsung lebih cepat dan efisien. Selain itu, distribusi kebutuhan masyarakat juga akan semakin lancar sehingga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi daerah.
Pada kesempatan itu, sahtiar turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons yang diberikan Bupati Kepulauan Anambas bersama Asisten Deputi terkait upaya pengembangan Bandara Letung. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas siap memberikan dukungan penuh sesuai kewenangan daerah.
“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk menuntaskan berbagai hal yang menjadi kewenangan daerah, termasuk apabila diperlukan dukungan lahan maupun akses pendukung dalam rangka pengembangan dan perpanjangan bandara,” ucapnya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, ia berharap pengembangan Bandara Letung dapat segera terealisasi sehingga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Anambas. (Pin)



