ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Langkah konkret dalam mempercepat pembangunan daerah kembali ditunjukkan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, melalui audiensi strategis dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Senin (4/05/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam mendorong pengembangan kawasan transmigrasi yang lebih maju dan berdaya saing.
Audiensi diterima langsung oleh Iti Octavia Jayabaya selaku Staf Khusus Menteri Transmigrasi Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aneng memaparkan secara menyeluruh kondisi kawasan transmigrasi di Anambas, termasuk berbagai tantangan yang masih dihadapi. Mulai dari keterbatasan infrastruktur dasar, akses konektivitas antarwilayah, hingga perlunya optimalisasi potensi sumber daya lokal yang belum tergarap maksimal.
“Kami ingin memastikan kawasan transmigrasi di Anambas tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Aneng saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
Ia menyebutkan, pentingnya dukungan kebijakan serta program strategis dari pemerintah pusat agar pengembangan kawasan transmigrasi di wilayah kepulauan dapat berjalan lebih adaptif dan tepat sasaran.
“Kondisi geografis kepulauan tentu memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kami berharap adanya kebijakan yang lebih fleksibel dan program yang benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” tambahnya.
Lebih jauh, Aneng menuturkan, audiensi tersebut juga membahas arah pengembangan ke depan yang difokuskan pada pembangunan berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
Pemerintah daerah turut mendorong integrasi program lintas sektor agar pembangunan kawasan transmigrasi tidak sekadar menjadi program pemindahan penduduk, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang menyentuh aspek ekonomi, sosial, hingga lingkungan secara menyeluruh.
Melalui pertemuan ini, dirinya berharap terbangun komitmen bersama yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Tentunya Dukungan dari Kementerian Transmigrasi ini kita harapkan menjadi katalis utama dalam mewujudkan Kepulauan Anambas yang lebih maju, merata, dan berkelanjutan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” tuturnya. (Pin)


