ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Akhir tahun 2025 menjadi penanda bahwa janji bukan sekadar slogan. Di Kabupaten Kepulauan Anambas, satu per satu komitmen politik itu benar-benar dijelmakan menjadi tindakan nyata.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati, Raja Bayu Febri Gunadian kembali membuktikan konsistensinya. Setelah pada Oktober 2025 merealisasikan Program Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP se-Anambas, kini di penghujung Desember 2025, janji berikutnya kembali ditunaikan.
Bukan janji kosong, melainkan komitmen yang lahir dari keinginan menghadirkan negara secara nyata di tengah masyarakat.
Melalui program pemberian insentif dan bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para lansia miskin.
Perhatian pemerintah tidak berhenti di sana. Para guru ngaji, imam masjid, pengurus musholla, marbot, nuje masjid, hingga petugas rumah ibadah lainnya turut menerima insentif sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian panjang yang selama ini kerap berjalan dalam senyap, jauh dari sorotan.
Pesan kebersamaan semakin terasa ketika perhatian serupa juga diberikan kepada pendeta, penjaga gereja, serta pengurus vihara di seluruh wilayah Kepulauan Anambas. Sebuah isyarat kuat bahwa pemerintah hadir untuk semua, tanpa sekat agama, tanpa perbedaan keyakinan.
Bagi Bupati Aneng, program ini bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Ia adalah simbol rasa terima kasih dan penghormatan kepada mereka yang menjaga nilai keimanan, keharmonisan sosial, serta kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Ini adalah janji saya kepada masyarakat Anambas. Pemerintah harus hadir, terutama bagi mereka yang telah memberi banyak, namun jarang meminta,” ujar Aneng, Senin (29/12/2025).
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menguatkan hati dan menumbuhkan harapan baru.
Karena menurutnya, membangun daerah bukan semata tentang jalan dan gedung, melainkan tentang menyentuh kehidupan, menjaga martabat, dan merawat kebersamaan.
“Dengan adanya bantuan bagi para lansia, diharapkan dapat meringankan beban anak-anak mereka. Mari kita doakan orangtua kita senantiasa diberikan kesehatan,” tutur Aneng. (Pin)




