ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Permasalahan aliran listrik di Pulau Matak tidak berkesudahan, sehingga mengundang kekesalan dan kekecewaan masyarakat akibat ulah pihak PT PLN (Persero) SUB ULP Ladan.
Pasalnya saat bulan Ramadan tiba, pihak PLN Ladan melakukan pemadaman listrik. Padahal Ramadan hampir usai, tapi nyatanya pemadaman bergilir yang dilakukan seakan tidak ada henti-hentinya, malah semakin ‘Rajin’.
Jadwal pemadaman yang tak sesuai waktu, juga menjadi kekesalan warga yang berlarut.
“Belum nyala juga dah lewat 20 menit dari jadwal,” singgung Kepala Desa Tebang, Yuherdi dalam grup whatsapp bernama PLN 3 Kecamatan, Rabu (26/3/2025).
Menurutnya pihak PLN Ladan tidak ada solusi yang kongkrit dalam menyelesaikan permasalahan ini.
Digrup yang sama, anggota dewan, Yusli YS juga kesal karena sebelumnya telah didatangkan mesin PLN dari Pulau Burung, namun belum ada dampak positif.
“Kita berharap tahun kemaren datangnya mesin dari Pulau Burung kemudian diikuti dengan dari pihak perusahaan migas, hal-hal kondisi menyambut puasa dan lebaran tak seperti ini lagi, eh malah terjadi kembali bahkan makin parah, ini bagian evaluasi yang penting….!!!,” kesal Yusli dalam grup tersebut.
Masih digrup yang sama, Kepala Desa Putik, Azman Riadi menyebutkan, dalam waktu dekat akan mendatangi pihak PLN.
“Baik, kita lihat sampai 2 hari kedepan semoga normal kembali, jika belum ada gambaran maka hari sabtu kita silaturahim, mohon tanggapan dari kawan-kawan kades di 3 kecamatan?,” sebutnya.
Grup whatsapp itu sendiri, beranggotakan pejabat PLN, anggota dewan, ESDM, camat dan para kades 3 kecamatan, yakni Palmatak, Siantan Tengah dan Kute Siantan.
Beberapa lontaran pesan yang mengarahkan pihak PLN tersebut tidak ada satupun tanggapan dari mereka (PLN Ladan).
Sementara itu, dikutip dari pesan grup whatsapp bernamakan Informasi Kute Siantan (IKS), jadwal yang terlambat dikarenakan beban mesin, ditambah kekurangan personil yang diketahui saat ini hanya ada dua orang petugas.
“Untuk sementara waktu kerusakan mesin masih di upayakan perbaikan secepat mungkin,” kutipan dari pesan grup whatsapp IKS, Senin (24/3/2025).
Hingga saat ini, pihak PLN Ladan masih melakukan pemadaman bergilir karena terjadinya ganguan pada mesin komatsu (Defisit 400KW).
Pemadaman akan dilakukan sembari menunggu hasil investigasi gangguan serta untuk menghindari pemadaman total pada sistem kelistrikan Sub Ladan.
Di catatan atau NB mereka, jadwal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan beban mesin yang beroperasi. (Pin)



