NATUNA-ZONASIDIK.COM | Sepanjang tahun 2025, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna mencatat aktivitas operasi yang cukup intens. Tercatat sebanyak 22 operasi SAR telah dilaksanakan di dua wilayah kerja sekaligus, yakni Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengungkapkan bahwa dari total operasi tersebut, pihaknya menerima 13 laporan kecelakaan kapal serta 9 laporan kondisi yang membahayakan keselamatan manusia. Jumlah korban yang terlibat dalam seluruh operasi tersebut mencapai 64 orang.
“Jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, terjadi peningkatan jumlah operasi SAR. Pada tahun 2023 tercatat 20 operasi, kemudian menurun pada 2024 menjadi 13 operasi, dan kembali meningkat pada tahun 2025,” ujar Abdul Rahman, Rabu (31/12/2025).
Dari keseluruhan korban yang terdata, 54 orang berhasil diselamatkan, 6 orang masih dalam proses pencarian, sementara 4 orang dinyatakan meninggal dunia.
Sebagai instansi yang diberi mandat melaksanakan tugas SAR di wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas, Abdul Rahman menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus evaluasi kinerja sepanjang tahun berjalan.
Selain fokus pada operasi pencarian dan pertolongan, Kantor SAR Natuna juga aktif meningkatkan kapasitas personel melalui delapan kali latihan SAR terpadu.
Latihan tersebut meliputi berbagai teknik, di antaranya Medical First Responder, High Angle Rescue Technique, Vehicle Accident Rescue, Confined Space Rescue, Collapsed Structure Search and Rescue, Water Rescue, Jungle Rescue, hingga Underwater Rescue.
Tak hanya internal, upaya pencegahan juga dilakukan melalui pendekatan ke masyarakat. Sepanjang 2025, tercatat 47 kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan SAR, termasuk program SAR Goes To School yang rutin menyasar sekolah-sekolah dan desa-desa di wilayah kerja SAR Natuna.
Memasuki tahun 2026, Kantor SAR Natuna berkomitmen untuk terus memperluas edukasi keselamatan serta pelatihan dasar SAR kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan operasi SAR di lapangan. (Pin)


