ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Pihak J&T Express Tarempa akhirnya angkat bicara menyusul beredarnya video penanganan paket yang menuai sorotan warganet serta polemik penyebaran kontak konsumen tanpa blur di media sosial.
Koordinator J&T Tarempa, Awaludin, mengatakan pihaknya telah menegur langsung kurir yang terekam dalam video tersebut. Ia menegaskan agar ke depan kurir memperbaiki cara memasukkan barang ke gudang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Untuk kurirnya sudah saya tegur secara langsung agar ke depannya memperbaiki cara memasukkan barang ke gudang, sesuai dengan SOP yang sudah diberlakukan. Mereka juga menyatakan siap untuk mematuhi dan memperbaiki prosedur tersebut,” ujar Awal saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, persoalan penanganan paket memang harus menjadi perhatian bersama, karena tata cara yang tidak sesuai SOP berpotensi menimbulkan kerusakan barang maupun kesalahpahaman di kemudian hari.
“Hal ini memang harus menjadi perhatian bersama, karena tata cara penanganan barang yang tidak sesuai SOP berpotensi menimbulkan kerusakan maupun kesalahpahaman di kemudian hari,” tambahnya.
Terkait penyebaran percakapan konsumen tanpa menyamarkan nomor kontak, Awal juga membenarkan bahwa komentar dengan akun bernama DPW PGI Kepulauan Riau memang kurir J&T.
“Dari pihak kurir juga sudah saya tanyakan, dan mereka mengakui bahwa merekalah yang berkomentar di dalam video yang beredar, terkait penyebaran kontak itu,” ungkap Awal.
Ia menyebutkan, pihak J&T telah memfasilitasi proses mediasi antara kurir dan konsumen pada hari ini. Dari hasil mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.
“Kami sudah mediasi hari ini, dan dari hasil mediasi tersebut, kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan,” jelasnya.
Awal menambahkan, hasil positif pun didapat karena kedua belah pihak telah berdamai dan sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan ke arah lain.
“Alhamdulillah, hasil yang positif pun didapati, karena kedua belah pihak telah berdamai dan sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan ini ke arah lain,” tutupnya. (Pin)


