Digelar Secara Mandiri, Turnamen Piala Leo Unnoky Dukung Talenta Lokal dan UMKM

Ketua penyelenggara turnamen, Rico Ardiansyah, S.E., menyampaikan laporan penyelenggaraan turnamen sepak bola di hadapan peserta dan tamu undangan, Minggu (29/3/2026).

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Turnamen sepak bola Piala Leo Unnoky yang digelar di Lapangan Sepakbola Sulaiman Abdullah pada Minggu (29/3/2026) tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga memiliki tujuan sosial dan ekonomi.

Ketua penyelenggara, Rico Ardiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini didedikasikan untuk para pedagang, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang selama ini turut menjadi penopang perekonomian masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Turnamen ini kami dedikasikan untuk para pedagang. Saya sendiri bekerja di Disperindag bidang Koperasi dan usaha Mikro, sehingga memahami bagaimana peran mereka dalam menopang perekonomian,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ia menjelaskan bahwa nama turnamen Piala Leo Unnoky diambil dari gabungan nama pemain sepak bola terkenal, Lionel Messi, dan nama anaknya Unnoky.

“Kami sekeluarga merupakan penggemar Lionel Messi, sementara Unnoky adalah nama anak saya. Dari situlah nama Piala Leo Unnoky ini lahir,” jelasnya.

Menurutnya, turnamen ini juga menjadi yang pertama digelar secara mandiri di Anambas, tanpa bergantung pada organisasi atau instansi tertentu.

Lebih lanjut, Rico menambahkan kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi para pemain lokal, khususnya generasi muda, untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.

“Biasanya pertandingan yang digelar di pusat ibu kota kabupaten hanya berlangsung setahun sekali. Karena gaungnya berbeda, kami ingin memberikan lebih banyak kesempatan bagi adik-adik untuk bertanding,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan, sebanyak 38 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut yang akan berlangsung selama 21 hari.

Turnamen ini sendiri secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan Rakyat, dan Pengembangan SDM Kabupaten Kepulauan Anambas, Akmal Ruzzaman, yang ditandai dengan tendangan bola pertama.

Dalam sambutannya, Akmal, menyampaikan sepak bola tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Sepak bola bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain, tetapi juga bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

“Pemikiran seperti ini yang sangat baik, karena dari gagasan seperti ini kita harapkan dapat melahirkan berbagai kegiatan positif yang memberikan dampak luas, khususnya dalam menggerakkan sektor ekonomi di sekitar kegiatan tersebut,” sambung Staf Ahli Akmal.

Bersamaan itu, Ia menyampaikan pesan agar menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar peserta dan masyarakat. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *