ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa anak-anak dan orang tua di Kabupaten Kepulauan Anambas beberapa waktu lalu masih terus bergulir. Pihak kepolisian memastikan proses penanganan kini telah memasuki tahap penyelidikan mendalam, termasuk pengujian sampel makanan oleh lembaga berwenang.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Nona Pricillia Ohei. Ia menjelaskan bahwa sejak peristiwa terjadi, aparat telah melakukan langkah cepat, termasuk mengamankan dan menyerahkan sampel makanan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dilakukan uji laboratorium.
“Dari sejak peristiwa itu terjadi sudah dilakukan langkah-langkah penyelidikan. Sampel makanan juga sudah diserahkan ke BPOM untuk diperiksa. Jadi kita menunggu hasilnya,” ujarnya kepada awak media, Jumat (17/4/2026).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa proses penyelidikan saat ini masih berjalan dan berada dalam kendali langsung Kapolda. Sejumlah pihak juga telah dimintai keterangan, termasuk ahli gizi guna memperkuat analisis terhadap penyebab kejadian.
Namun demikian, pihaknya belum dapat merinci jumlah saksi yang telah diperiksa. “Sudah dilakukan permintaan keterangan kepada beberapa orang, termasuk ahli gizi, namun jumlahnya belum bisa kami sampaikan,” tambahnya.
Terkait kemungkinan adanya tersangka, Nona Pricillia Ohei menyebut hal itu masih menunggu hasil penyelidikan serta uji laboratorium dari BPOM.
“Kemungkinan tersangka akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan keluar dan proses penyelidikan selesai,” tegasnya.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari pihak berwenang, sembari kepolisian terus mendalami kasus ini guna memastikan penyebab serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Pin)



