Pemadaman Bergilir Kembali Terjadi di Sub Ladan, PLN Cek Mesin C6 400 kW

Mesin C6 berkapasitas 400 kW di layanan PLN Sub Ladan yang saat ini dalam proses pemeriksaan setelah ditemukan anomaly berupa kelainan pada bunyi mesin saat beroperasi.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di wilayah layanan PLN Sub Ladan. Kondisi tersebut terjadi setelah salah satu mesin pembangkit dilakukan pengecekan menyusul adanya anomali saat mesin beroperasi pasca gangguan jaringan.

Plh Manager PLN ULP Anambas, Imam Wicaksono, membenarkan adanya kondisi tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

“Benar, salah satu mesin sedang dilakukan pengecekan karena ada anomaly ketika operasi pasca gangguan jaringan kemarin siang,” ujar Imam kepada zonasidik.

Bacaan Lainnya

Katanya, mesin yang terdampak merupakan mesin C6 dengan kapasitas 400 kW. Saat ini, petugas PLN masih melakukan investigasi terhadap kondisi mesin tersebut bersama tim pembangkit.

“Untuk mesin yang terdampak C6 400 kW, saat ini terkait anomaly petugas melakukan investigasi mesin yang ada kelainan pada bunyinya dan sekarang dalam proses investigasi sama tim pembangkit,” jelasnya.

Imam menjelaskan, anomaly yang ditemukan berkaitan dengan adanya perubahan atau kelainan pada bunyi mesin saat beroperasi. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi mesin sebelum kembali dioperasikan secara normal.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pemadaman bergilir kembali diberlakukan di wilayah layanan PLN Sub Ladan.

Sebelumnya, PLN telah berhasil mengoperasikan sembilan mesin sejak malam 25 September 2026, lebih awal dari target normalisasi yang ditetapkan sebelum 1 Oktober. Namun, setelah terjadi gangguan jaringan dan ditemukan anomali pada mesin C6, PLN kembali melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi mesin sebelum pengoperasian lebih lanjut.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang kembali terjadi selama proses pemeriksaan dan penanganan mesin berlangsung.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujar Imam.

Hingga konfirmasi tersebut disampaikan, PLN masih melakukan investigasi terhadap mesin C6 berkapasitas 400 kW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *