ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Target normalisasi kelistrikan di Kecamatan Palmatak, Siantan Tengah, dan Kute Siantan tercapai lebih awal. Sebanyak sembilan mesin PLN Sub Ladan telah beroperasi sejak 25 September 2026, lebih cepat dari target yang ditetapkan pada 1 Oktober 2026.
Plh Manager PLN ULP Anambas, Imam Wicaksono, mengatakan pengoperasian sejumlah mesin tersebut dilakukan setelah material dan suku cadang yang dibutuhkan tiba tepat waktu.
“Alhamdulillah sudah 9 mesin yang beroperasi sejak tanggal 25 malam,” kata Plh Manager Imam saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan, sparepart material mesin telah tiba di Pulau Palmatak dari Ranai menggunakan kapal pada dini hari 25 September 2026. Material tersebut kemudian dipasang pada mesin C6 berkapasitas 400 kW.
Setelah pemasangan, mesin tersebut dilakukan percobaan running sebagai bagian dari proses pemulihan sistem kelistrikan. Pada tahap pemulihan, PLN juga melakukan penyalaan jaringan secara bertahap.
Selain perbaikan mesin, tambah Imam, PLN juga melanjutkan penanganan potensi gangguan jaringan yang disebabkan tumbuhan di sekitar jalur penyulang.
Imam mengatakan, pada 28 September 2026 pihaknya telah berkoordinasi dengan tiga kecamatan terkait dukungan dan izin untuk kegiatan pemangkasan maupun penebangan di sekitar jaringan listrik.
Tim khusus direncanakan diturunkan pada pekan keempat Oktober 2026. Sementara itu, untuk potensi gangguan saat ini dapat ditangani dengan personel yang ada. PLN terus melakukan pemangkasan dan penebangan secara bertahap.
“Kondisi saat ini untuk potensi yang membuat gangguan jaringan PLN juga kami angsur pemangkasan atau penebangannya dengan tim yang ada di sana,” katanya.
Terpisah, Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Kecamatan Palmatak, Siantan Tengah dan Kute Siantan (Bamus-KPSTK), Azman Riadi, mengapresiasi langkah PLN dalam mempercepat normalisasi listrik di tiga kecamatan tersebut.
Kata Azman, normalisasi yang mulai tercapai sekitar 25 September 2026 menjadi perkembangan positif karena sebelumnya PLN menargetkan pada 1 Oktober 2026.
“Alhamdulillah target normalisasi listrik di tiga kecamatan yang sebelumnya ditargetkan 1 Oktober sudah tercapai lebih awal, pada 25 September kemarin. Ini tentu kita apresiasi karena PLN sudah menanggapi keluhan masyarakat,” ujar Azman.
Selain penanganan jangka pendek, Azman menyebut DPRD juga telah bergerak menyampaikan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat untuk mendorong solusi kelistrikan dalam jangka panjang.
“Penanganan jangka panjang juga tetap diperlukan. Dua unit mesin lainnya yang sebelumnya mengalami gangguan akan diperbaiki sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan ke depan. Anggota dewan kita juga sudah bergerak hari ini untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi yang kita suarakan dalam pertemuan kemarin,” sebutnya.
Lebih lanjut, Azman mengimbau kepala desa di tiga kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi, terutama terkait kegiatan pemangkasan pohon dan penanganan vegetasi yang berpotensi mengganggu jaringan.
Menurutnya, koordinasi tersebut penting agar kegiatan pemangkasan dapat berjalan dengan baik sekaligus mencegah gangguan listrik kembali terjadi akibat kondisi jaringan.
Dirinya berharap langkah perbaikan mesin dan penanganan jaringan dapat terus dilanjutkan, sehingga pelayanan listrik bagi masyarakat di Palmatak, Siantan Tengah dan Kute Siantan semakin stabil.




