Penampakan Buaya di Kawasan Permukiman Desa Air Bini

Seekor buaya tampak berada di dalam air laut tepat di bawah rumah panggung milik warga di Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Foto: Istimewa.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kemunculan seekor buaya di perairan Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, mulai meresahkan warga. Hewan reptil tersebut dilaporkan beberapa kali terlihat di sekitar permukiman, bahkan berada di bawah rumah warga yang berdiri di pesisir laut.

Berdasarkan foto yang diterima, seekor buaya tampak berada di dalam air tepat di bawah bangunan rumah panggung. Keberadaannya menjadi perhatian karena kawasan tersebut merupakan lingkungan tempat warga beraktivitas sehari-hari.

Informasi mengenai kemunculan buaya itu disampaikan Erwin, warga Desa Air Bini yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Air Bini. Ia mengaku telah menerima sejumlah laporan dari warga terkait keberadaan buaya yang kerap muncul, terutama ketika kondisi air laut sedang pasang atau dalam.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, informasi tersebut awalnya disampaikan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kepadanya dalam sebuah perbincangan. Dari komunikasi tersebut, ia mengetahui bahwa buaya berukuran cukup besar dan panjang itu telah beberapa kali terlihat di kawasan perairan desa.

“Saya sendiri belum pernah melihat langsung. Namun, kemarin Ketua BPD menyampaikan kepada saya terkait keberadaan buaya itu. Katanya besar dan panjang,” ungkap Erwin saat dihubungi, Jumat (30/10/2026).

Katanya, informasi serupa juga diterima dari salah seorang staf desa yang menceritakan bahwa buaya tersebut kembali terlihat pada malam sebelumnya, bahkan berada tidak jauh dari rumahnya.

“Semalam saya juga mendapat informasi. Bahkan, ada staf saya yang bercerita bahwa malam sebelumnya buaya itu ada di sekitar rumah mereka,” sebutnya.

Meski belum mengetahui ukuran pasti buaya tersebut, Erwin memperkirakan panjangnya berkisar 2,5 hingga 3 meter berdasarkan gambaran yang disampaikan warga. Ia juga menyebutkan, kemunculan buaya itu diduga bukan hanya terjadi satu kali, karena beberapa warga mengaku pernah melihatnya ketika air laut sedang pasang.

Menyikapi informasi tersebut, Erwin mengaku telah berpesan kepada Ketua BPD dan perangkat desa serta warga yang tinggal mendokumentasikan apabila kembali melihat kemunculan buaya.

“Saya sudah berpesan kepada BPD, perangkat desa dan juga warga yang tinggal di kawasan itu, kalau memang melihat lagi, supaya difoto. Kalau bisa lebih bagus direkam video, sehingga benar-benar ada bukti bahwa buaya itu memang muncul,” tuturnya.

Erwin berharap informasi mengenai keberadaan buaya tersebut dapat menjadi perhatian, mengingat lokasinya berada di sekitar permukiman masyarakat.

“Warga diharapkan lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama pada malam hari, sembari menunggu adanya penanganan dan langkah antisipasi dari pihak terkait,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *