ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Aktivitas di Pelabuhan Letung, Sabtu (23/05/2026), mendadak berubah haru saat sebuah kabar duka datang dari kapal Pery VOC tujuan Tarempa-Letung-Batam-Tanjungpinang. Seorang pasien dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan dan harus segera dievakuasi setibanya kapal di dermaga.
Di tengah suasana duka itu, perhatian warga tertuju pada sosok Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang berada di lokasi. Bukan hanya hadir memantau, ia terlihat turun langsung membantu proses evakuasi jenazah bersama warga dan petugas pelabuhan.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Anambas tersebut sontak menjadi perbincangan masyarakat. Apalagi, di tengah kabar kondisi kesehatannya yang sempat menurun, Aneng tetap memilih datang dan ikut membantu hingga proses evakuasi selesai.
Beberapa warga yang berada di lokasi tampak terkejut melihat bupati ikut mengangkat dan mengurus proses evakuasi. Bagi mereka, pemandangan seperti itu jarang terlihat dari seorang kepala daerah.
Saat dikonfirmasi, Bupati Aneng menegaskan apa yang dilakukannya bukan untuk mencari simpati ataupun pencitraan politik.
“Ini bukan soal pencitraan. Siapa pun harus saling membantu, apalagi saat ada warga yang sedang berduka. Saya merasa itu memang sudah menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Aneng juga mengungkapkan bahwa membantu masyarakat bukanlah hal baru baginya. Menurutnya, jiwa sosial harus dimiliki seorang pemimpin, terlebih saat masyarakat sedang membutuhkan kehadiran pemerintah secara langsung.
“Dari dulu saya memang terbiasa membantu masyarakat. Kalau ada yang bisa dibantu, ya kita bantu,” katanya.
Diketahui, almarhum merupakan ayah dari salah satu kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Namun bagi Aneng, bantuan yang diberikan tidak melihat status ataupun jabatan seseorang.
“Siapa saja kalau membutuhkan bantuan tentu harus kita bantu,” tegasnya.
Sikap Aneng tersebut pun menuai banyak apresiasi dari masyarakat. Warga menilai kepedulian seorang pemimpin tidak hanya terlihat lewat kebijakan atau pidato, tetapi dari kesediaannya hadir langsung di tengah masyarakat saat situasi duka terjadi. (Pin)



