Kakanwil Imigrasi Kepri Dukung Penuh Anambas Buka Jalur Internasional

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, S.E., M.H., saat ditemui awak media di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (21/5/2026).

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, menegaskan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk membuka akses internasional melalui jalur udara dan laut.

Dia membeberkan kunjungan tersebut tidak hanya untuk memperkuat jajaran Imigrasi di daerah, tetapi juga melihat langsung kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung pengembangan Anambas sebagai daerah tujuan internasional.

Dalam pertemuan bersama Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, Guntur mengungkapkan adanya pembahasan serius terkait rencana pembukaan penerbangan internasional rute China-Anambas-Batam serta pengembangan pelabuhan internasional yang terhubung ke Malaysia, khususnya wilayah Tioman.

Bacaan Lainnya

“Karena bentuknya international flight, tentu berkaitan dengan imigrasi. Kami datang sekaligus mengecek fasilitas, apakah sudah memenuhi standar internasional seperti konter, ruang tunggu, dan fasilitas pendukung lainnya,” terangnya kepada awak media saat ditemui, Kamis (21/5/2026).

Selain bandara, pihak Imigrasi juga akan melakukan peninjauan terhadap pelabuhan yang direncanakan menjadi pintu internasional. Menurutnya, kehadiran jalur internasional akan menjadi langkah besar bagi kemajuan daerah.

“Kalau nanti ada kapal dari Anambas ke Malaysia, itu tentu jadi kemajuan besar. Selama ini masyarakat banyak bergantung ke Batam atau Tanjungpinang. Kalau akses internasional sudah ada di sini, tentu membuka peluang baru bagi daerah,” ucapnya.

Guntur menilai semangat Bupati Anambas dalam membangun daerah sangat tinggi. Bahkan, keseriusan kepala daerah terlihat dari upaya aktif memperjuangkan konektivitas internasional demi mendorong sektor pariwisata dan investasi.

“Pak Bupati sangat serius. Beliau sangat bersemangat menunjukkan potensi Anambas. Alamnya luar biasa, tinggal bagaimana didukung lagi dengan fasilitas seperti hotel dan infrastruktur lainnya,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut ia menuturkan, Imigrasi memiliki peran sebagai fasilitator pembangunan negara, terutama dalam mendukung sektor pariwisata dan investasi asing.

“Kalau ada investor asing masuk, semua izinnya berkaitan dengan imigrasi. Jadi kami siap mendukung langkah pemerintah daerah selama tujuannya untuk pembangunan,” tuturnya.

Meski proses penetapan bandara atau pelabuhan internasional tidak mudah karena harus melalui persetujuan CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, and Port Health), Guntur menyebut peluang itu tetap terbuka.

Sebagai langkah awal, ia bahkan menyarankan skema charter flight sembari menunggu status internasional resmi.

“Kalau reguler memang harus internasional, tapi kalau charter flight masih memungkinkan selama ada izin. Jadi sambil menunggu proses itu, penerbangan charter bisa jadi solusi awal,” imbuhnya.

Selain itu, Imigrasi juga berencana membentuk desa binaan imigrasi dan menghadirkan program Eazy Passport dengan sistem jemput bola ke pulau-pulau.

“Tujuannya memudahkan masyarakat membuat paspor tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor. Sekaligus memberikan edukasi terkait bahaya TPPO dan pengawasan terhadap orang asing,” ujarnya. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *