25 Anggota BPD di Siantan Tengah Dilantik, Bupati Aneng Tekankan Pelayanan dan Keikhlasan

Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah 25 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Masa Bakti 2026-2034 yang dilakukan Camat Siantan Tengah, Firdaus, S.Sos., di Aula SMK Negeri 2 Anambas, Kamis (20/8/2026). Tampak Bupati Kepulauan Anambas, Aneng dan Sekretaris Daerah Sahtiar, M.H., M.M., menyaksikan langsung jalannya prosesi pelantikan.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Sebanyak 25 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari lima desa di Kecamatan Siantan Tengah resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk Masa Bakti 2026-2034.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Anggota BPD tersebut mencakup Desa Air Asuk, Desa Teluk Siantan, Desa Liuk, Desa Lidi, dan Desa Teluk Sunting.

Prosesi pengukuhan dipimpin Camat Siantan Tengah, Firdaus, di Aula SMK Negeri 2 Anambas, Kamis (20/8/2026). dan turut dihadiri Bupati Kepulauan Anambas, Aneng bersama Sekretaris Daerah Sahtiar serta OPD terkait.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Bupati Aneng memberikan sejumlah pesan kepada anggota BPD yang baru menerima amanah, baik yang baru bergabung maupun yang kembali menjalankan tugas.

Bupati Aneng meminta seluruh anggota BPD menempatkan pelayanan dan keikhlasan sebagai landasan dalam menjalankan tanggung jawab di tengah masyarakat.

“Jadi kita belajar dengan masing-masing ya. Yang pertama adalah untuk negara atau pemerintah. Transferkan ilmu-ilmu yang banyak kepada adik-adik yang baru,” kata Bupati Aneng.

lanjut dia, jabatan yang diemban bukanlah sesuatu yang harus dibanggakan secara berlebihan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan anggota BPD agar tidak mudah tersinggung dalam menghadapi dinamika masyarakat, termasuk ketika berhadapan dengan tetangga maupun lingkungan sekitar.

“Kita harus tahu kesimpulan hidup. Kesimpulan hidup kita adalah pelayan. Jangan Bapak-Ibu bangga kita jadi pejabat, tapi kita harus mengerti bahwa kita adalah pelayan. Jangan sedikit-sedikit tersinggung tetangga, itu tidak boleh. Karena kita sudah menerima amanah dan kita harus membalas itu dengan ibadah. Ikhlas saja bagi kita, ikhlas dengan semangat,” ujarnya.

Selain soal pelayanan, Aneng mendorong BPD untuk ikut memperhatikan persoalan sosial serta perkembangan generasi muda di desa. Ia melihat keberadaan sejumlah anggota BPD yang masih muda sebagai potensi untuk menghadirkan semangat dan gagasan baru dalam pembangunan desa.

“Saya lihat Bapak itu yang ada di BPD baru ini pada muda, punya energi. Saya yakin dan percaya Bapak itu pasti bisa,” ucapnya.

Dirinya berharap energi dan gagasan tersebut dapat diarahkan untuk memperkuat peran BPD dalam mendukung kemajuan desa. Anggota BPD tidak hanya menjalankan fungsi kelembagaan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat dan memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Di akhir sambutannya, Bupati Aneng mengingatkan seluruh anggota BPD untuk taat terhadap aturan, menjaga nama baik keluarga, serta mempererat persaudaraan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kita harus sadar bahwa kita hidup itu cuma sekali. Jangan menyalahi aturan, jangan menyalahkan hukum yang ada. Masuk pintu, kita ingat sayang istri, sayang anak, sayang keluarga, sayang lingkungan kita. Siapapun di situ itu saudara. Dan itu wajib sebetulnya yang harus dibantu,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *