ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Sebuah video berdurasi 1 menit 40 detik beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet. Video tersebut memperlihatkan seorang kurir J&T Express yang diduga memindahkan barang dengan cara dilempar.
Peristiwa itu terjadi di kantor J&T kawasan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (19/1/2026) kemarin.
Dalam rekaman video, terlihat seorang pria memindahkan karung-karung paket dari atas kendaraan bak terbuka menuju area kantor. Namun, alih-alih menurunkannya secara perlahan, sejumlah paket tampak dilempar ke bawah.
Aksi tersebut sontak menuai kritik dari warga. Di grup WhatsApp Info Anambas Kite (IAK), seorang anggota grup menuliskan komentar bernada kecewa.
“Habis lah barang. Kena campak macam tu,” tulisnya.
Ia pun mempertanyakan risiko kerusakan barang, terutama untuk paket berisi barang rapuh.
“Gimana kalau barang elektronik atau pecah belah ye??” sambungnya.
Kekhawatiran juga muncul terkait potensi kerugian bagi pelanggan.
“Kan rugi si pembeli yang COD atau yang telah bayar duluan,” tambahnya.
Namun, ada pula warga yang memberikan komentar bernada lebih bijak dan menyejukkan suasana.
“Harus di tegur baik-baik jangan komplen kasar, nanti yang kerja di berhentikan, kasihan dia juga, ada kebutuhan keluarga,” tulis salah satu anggota grup IAK.
Warganet menilai cara penanganan paket tersebut tidak sesuai standar layanan pengiriman karena berpotensi merusak isi barang milik pelanggan.
Meski demikian, sebagian warga berharap persoalan ini disikapi secara arif, dengan teguran yang membangun tanpa harus menjatuhkan pihak kurir.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak J&T Express terkait video yang beredar tersebut. (Pin)


