ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Setelah melewati satu tahun kepemimpinan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, sejumlah capaian mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Janji yang dulu digaungkan saat kampanye kini perlahan diwujudkan melalui langkah-langkah yang dinilai terukur, efektif, dan menyentuh kebutuhan riil warga.
Di tengah dinamika birokrasi serta keterbatasan anggaran daerah, Aneng dan Raja Bayu dinilai mampu menjaga konsistensi antara ucapan dan tindakan. Salah satu isu krusial yang sempat menjadi perhatian publik adalah persoalan tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang menimbulkan keresahan luas.
Kepala Dinas PKPSDM Kabupaten Kepulauan Anambas, Usmas, menjelaskan bahwa pemberhentian PTT sebelumnya telah dilakukan sesuai mekanisme administrasi melalui Surat Keputusan Bupati Tahun 2024 Nomor 853 tentang pemberhentian PTT se-Kabupaten Kepulauan Anambas.
Namun di balik kebijakan tersebut, Aneng disebut tidak tinggal diam. Melalui koordinasi intensif bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), pemerintah daerah berupaya mencari solusi agar para tenaga kerja tersebut kembali memperoleh kepastian status.
Hasilnya, sebanyak 1.779 orang resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I, disusul 1.159 orang pada PPPK Tahap II.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengakomodir kembali PTT menjadi PKKK. Secara keseluruhan, sekitar 2.948 orang kini kembali bekerja, meski sebagian lainnya belum dapat diakomodir karena faktor usia.
Tak hanya fokus pada persoalan kepegawaian, Aneng juga menunjukkan komitmen di sektor pendidikan. Bantuan perlengkapan sekolah disalurkan kepada siswa SD dan SMP di Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai bentuk dukungan terhadap generasi muda.
Bahkan, ia menyatakan kesiapan menggunakan dana pribadi untuk mendukung pembangunan MTs serta menyumbangkan gajinya guna membantu MTs di Jemaja. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap dunia pendidikan, yang turut mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ustad Muhammad Qosim, mengaku bersyukur atas perkembangan tersebut. Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, ia menyebut kepemimpinan Aneng telah membuktikan komitmennya.
“Alhamdulillah, apa yang pernah disampaikan saat kampanye benar-benar dijalankan. Ini patut kita apresiasi bersama,” ungkap Ustad Qosim, Minggu (15/2/2026).
Kata dia, dalam membangun daerah, Aneng tidak pernah membeda-bedakan golongan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat dirangkul tanpa sekat dan diajak bersama membangun daerah.
“Beliau merangkul semua elemen masyarakat. Tidak ada tebang pilih. Semua disapa dengan ramah, semua diajak bersama membangun Anambas,” tuturnya.
Lebih dari satu tahun memimpin, kepemimpinan Aneng dan Raja Bayu dinilai telah menunjukkan arah yang jelas, bekerja dengan komunikasi, bergerak melalui koordinasi, serta menepati komitmen yang pernah diucapkan kepada masyarakat. (Pin)




