Warga Anambas Dihebohkan Dugaan Percobaan Penculikan Anak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Personel Polsek Palmatak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Minggu (26/7/2026), sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Warga Kabupaten Kepulauan Anambas dihebohkan dengan beredarnya informasi dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Minggu (26/07/2026).

Menyusul informasi yang dengan cepat menyebar di tengah masyarakat, Polsek Palmatak, Polres Kepulauan Anambas segera bergerak melakukan penyelidikan untuk memastikan fakta dan kronologi kejadian yang sebenarnya.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah rumah di RT 006/RW 002, Dusun I, Desa Ladan. Korban merupakan seorang pelajar sekolah dasar berusia delapan tahun yang saat itu sedang berada seorang diri di dalam rumah.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan awal yang diterima kepolisian, korban mengaku melihat seorang pria tidak dikenal masuk ke dalam rumah. Pria tersebut disebut mengenakan pakaian serba hitam, menggunakan masker hitam, serta diduga membawa sebilah pisau, sebuah karung, dan sehelai kain.

Merasa ketakutan, korban kemudian berlari menuju kamar sebelum keluar melalui jendela yang terhubung ke gudang di belakang rumah. Korban bersembunyi selama beberapa menit hingga mendengar suara temannya memanggil. Saat kembali masuk ke dalam rumah, pria yang dilihat sebelumnya sudah tidak berada di lokasi.

Korban juga mendapati salah satu laci lemari di ruang tamu dalam kondisi terbuka. Namun, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya barang yang dilaporkan hilang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Palmatak langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap fakta yang sebenarnya.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi berupaya memastikan secara utuh kronologi kejadian, mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat, serta mengumpulkan alat bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penanganan perkara kepada kepolisian. Saat ini personel kami masih bekerja mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” ujar AKBP I Gusti Ngurah.

Ia mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika berada di rumah tanpa pendamping orang dewasa. Kewaspadaan keluarga menjadi langkah penting dalam mencegah potensi tindak kejahatan terhadap anak.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada Polsek terdekat atau melalui layanan darurat Kepolisian 110 apabila melihat orang yang mencurigakan maupun memiliki informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kepolisian berharap masyarakat tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar serta tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Dukungan masyarakat melalui pemberian informasi yang akurat dinilai akan sangat membantu proses penyelidikan, sehingga fakta sebenarnya dapat segera terungkap dan situasi keamanan serta ketertiban di Kabupaten Kepulauan Anambas tetap terjaga. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *