Pernah Berakhir 2-2 dan Penalti, Gudang Baru vs Tebang FC Kembali Adu Kekuatan di Partai Final

Poster final Turnamen Sepak Bola Desa Candi menampilkan skuad Gudang Baru di bagian atas dan Tebang FC di bagian bawah, yang akan beradu kekuatan dilaga partai final dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Candi ke-18 dan Karang Taruna Teluk Nyabuk ke-16 Tahun 2026, Sabtu (12/9/2026).

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Pertandingan final turnamen sepak bola Desa Candi, Sabtu (12/9/2026), mempertemukan dua tim yang sudah memiliki sejarah pertemuan cukup sengit, yakni Gudang Baru dan Tebang FC.

Pertemuan kedua tim kali ini dipastikan berlangsung menarik. Pasalnya, Gudang Baru dan Tebang FC sebelumnya juga pernah berhadapan pada turnamen sepak bola di Desa Air Asuk. Dalam laga tersebut, kedua kesebelasan bermain imbang 2-2 hingga waktu pertandingan berakhir.

Drama kemudian berlanjut ke babak adu penalti. Gudang Baru akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mampu mengatasi Tebang FC melalui drama dari titik putih.

Bacaan Lainnya

Kini, kedua tim kembali dipertemukan. Bedanya, kali ini bukan lagi sekadar laga biasa, melainkan partai final turnamen sepak bola di Desa Candi.

Dengan catatan pertemuan sebelumnya, laga final ini menjadi panggung pembuktian bagi kedua kesebelasan. Gudang Baru ingin kembali mempertahankan dominasinya, sedangkan Tebang FC datang dengan tekad memperbaiki hasil dari pertemuan sebelumnya.

Gudang Baru Incar Gelar Ketiga

Manajer Gudang Baru, Wardi, menyebut timnya memiliki target besar dalam rangkaian turnamen yang mereka ikuti. Gudang Baru sendiri merupakan tim yang relatif baru terbentuk dan baru tiga kali tampil dalam turnamen.

Namun, dalam tiga penampilan tersebut, Gudang Baru mampu menunjukkan hasil yang membuat mereka semakin percaya diri.

Setelah meraih kemenangan di turnamen Desa Payalaman dan Desa Air Asuk, Gudang Baru kini membidik turnamen Desa Candi sebagai kesempatan berikutnya untuk melanjutkan catatan positif mereka.

“Memang tujuan kita, kalau bisa mencapai juara. Kita memang mengejar target tiga kali juara berturut-turut,” ujar Manajer Gudang Baru, Wardi kepada zonasidik.

Menurutnya, menghadapi Tebang FC bukan perkara mudah. Kedua tim sudah mengetahui karakter permainan masing-masing setelah bertemu sebelumnya.

Bahkan, ia memprediksi pertandingan final kali ini kembali berlangsung ketat dan berpeluang ditentukan melalui adu penalti.

“Prediksi saya 1-1 dilanjut Penalti kita yang menang,” ujarnya.

Manajer Gudang Baru tetap optimistis anak asuhnya mampu meraih kemenangan dan membawa pulang gelar juara dari Desa Candi.

Tebang FC Siapkan Kejutan

Di kubu lawan, Tebang FC juga tidak datang ke final dengan tangan kosong. Kegagalan pada pertemuan sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Gudang Baru.

Tim Tebang menyiapkan strategi dengan memanfaatkan lebar lapangan serta berusaha mencari celah dari lini pertahanan Gudang Baru.

“Kami akan bermain terbuka, menggunakan luas lapangan dan mencari kelemahan daripada pemain belakang lawan,” ungkap Manager Tebang FC, Jeri saat dihubungi terpisah.

Katanya, Gudang Baru memiliki barisan pertahanan yang cukup kuat dengan pemain-pemain bertubuh tinggi dan besar. Namun, kondisi tersebut bukan berarti tanpa celah.

Disebutkannya, Tebang FC memiliki sejumlah pemain depan dengan karakter berbeda untuk membongkar pertahanan lawan. Selain striker yang memiliki postur tinggi dan kuat, mereka juga mempunyai pemain depan yang dinilai lebih lincah.

“Kami juga punya striker yang lumayan tinggi dan besar, ada satu striker yang agak lincah di lini depan. Kami juga mempunyai gelandang yang lumayan bisa untuk mengobrak-abrik pertahanan Gudang Baru,” sebutnya.

Tebang FC telah menyiapkan sejumlah kejutan untuk menghadapi Gudang Baru, lanjut Jeri, untuk meraih kemenangan hari ini.

“Kami akan menunjukkan hal yang baru untuk melawan tim yang sangat luar biasa ini. Kami akan mencari kejutan-kejutan baru supaya Gudang Baru bisa kami kalahkan hari ini,” ujar Jeri dengan Optimis.

Soal prediksi, Jeri tidak memasang target muluk. Kemenangan tipis 1-0 disebut sudah menjadi hasil yang sangat berarti bagi tim.

“Kalau kami bisa 1-0 saja itu sudah sangat luar biasa. Kekurangan yang kemarin akan kami perbaiki untuk pertandingan hari ini,” katanya.

Tebang FC juga memastikan tetap mengandalkan skuad yang sudah ada. Tidak ada penekanan pada penambahan pemain, melainkan menggali kembali kemampuan para pemain yang selama ini menjadi bagian dari tim.

“Kami manfaatkan skuad yang telah ada dan kami gali lagi potensi mereka supaya bisa menciptakan peluang-peluang yang luar biasa untuk melawan Gudang Baru,” tuturnya.

Dengan modal evaluasi dari turnamen sebelumnya, Tebang FC menyatakan siap memburu kemenangan sekaligus membalas kekalahan dari Gudang Baru di Desa Air Asuk.

“Sangat-sangat optimis. Kami akan membalas kekalahan kami di turnamen sebelumnya,” pungkasnya.

Jelang Laga Penentu, Kades Candi Minta Kedua Tim Tetap Sportif

Sementara itu, Kepala Desa Candi, Suparman, menyambut positif terselenggaranya partai final turnamen sepak bola dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Candi ke-18 dan Karang Taruna Teluk Nyabuk ke-16 Tahun 2026.

Menurutnya, partai final yang mempertemukan dua tim dengan kualitas permainan yang cukup baik diharapkan dapat berlangsung meriah serta menjadi hiburan bagi masyarakat Desa Candi dan sekitarnya.

“Kita berharap pertandingan final ini berjalan lancar, aman dan sportif. Kedua tim sudah menunjukkan permainan yang bagus, jadi mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati pertandingan ini sampai selesai. Siapa pun yang menang nanti, yang paling penting sportivitas dan kebersamaan tetap dijaga,” harapnya.

Suparman juga berharap turnamen sepak bola yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Desa Candi dan Karang Taruna Teluk Nyabuk tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *