Kabut Asap Belum Membaik, Sekolah di Anambas Kembali BDR

Ilustrasi seorang pelajar mengikuti kegiatan Belajar dari Rumah (BDR) melalui laptop di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori tidak sehat membuat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas kembali memperpanjang pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) bagi peserta didik.

BDR kembali diberlakukan pada Senin dan Selasa, 21-22 September 2026, di seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Disdikpora Kabupaten Kepulauan Anambas, Tony Karnain, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya melakukan pemantauan terhadap kondisi kualitas udara serta berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, Pengawas Sekolah, dan Kepala Satuan Pendidikan di sejumlah wilayah.

Bacaan Lainnya

Kata Tony, berdasarkan pemantauan kualitas udara melalui aplikasi The Weather Channel, kondisi udara dalam dua hari terakhir masih berada pada kategori atau level tidak sehat.

“Guna menjaga keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan peserta didik serta seluruh warga satuan pendidikan, kami senantiasa melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi pelaksanaan kegiatan pembelajaran,” sebut Tony kepada zonasidik saat dikonfirmasi, Minggu (20/9/2026).

Ia menjelaskan, kualitas udara yang kurang baik menjadi perhatian karena paparan asap dapat memengaruhi kenyamanan dan kesehatan, terutama bagi peserta didik yang memiliki sensitivitas atau riwayat gangguan pada saluran pernapasan.

Selain hasil pemantauan, Disdikpora juga menerima informasi dari sejumlah wilayah melalui koordinasi dengan jajaran pendidikan di lapangan. Dari laporan tersebut, kondisi udara di beberapa wilayah disebut masih belum sepenuhnya membaik sehingga diperlukan kewaspadaan.

“Atas pertimbangan tersebut dan sebagai bentuk kehati-hatian, dengan tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan peserta didik, maka pelaksanaan BDR masih dilanjutkan untuk hari Senin dan Selasa, 21 dan 22 September 2026,” ujarnya.

Ia menuturkan, kebijakan tersebut bersifat menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

“Kalau besok atau lusa kondisi semakin membaik, tentu kebijakan akan segera kita sesuaikan. Kita terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi di masing-masing wilayah sebelum menentukan langkah selanjutnya,” tutur Tony.

Sebelumnya, SMA, SMK, dan SLB telah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Namun, kabut asap yang kembali memburuk, kegiatan belajar bagi peserta didik SLTA ini dialihkan ke BDR selama 3 hari kedepan.

“Melihat kondisi asap yang semakin tebal, kami mengimbau demi kesehatan murid agar belajar dari rumah. Namun, pendidik dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan pembelajaran dari sekolah,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Rusdan, saat dikonfirmasi terpisah, Minggu (20/9/2026).

Rusdan mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya menerima laporan dari sejumlah kepala sekolah mengenai kondisi asap di wilayah masing-masing.

Selain itu, hasil pemantauan hingga sore hari menunjukkan indeks kualitas udara mencapai lebih dari 132, meski angkanya berbeda di setiap wilayah dan masih berada di atas 100.

“Kami juga sudah berkoordinasi dan meminta izin dengan Disdik Provinsi terkait hal ini,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *