ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kesebelasan Desa Liuk harus mengakhiri pertandingan dengan hasil kurang memuaskan setelah gagal melewati adu penalti melawan Tarempa Timur dalam lanjutan Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kamis (15/10/2026).
Setelah bermain imbang tanpa gol selama 70 menit, penentuan pemenang berlanjut hingga penendang kedelapan dalam adu penalti.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan saling menyerang. Namun, rapatnya barisan pertahanan membuat peluang demi peluang sulit dikonversi menjadi gol. Kedua tim juga beberapa kali terjebak dalam posisi offside saat berusaha membangun serangan ke daerah pertahanan lawan.
Hujan ringan yang mengguyur lapangan turut mewarnai jalannya pertandingan. Meski demikian, kedua kesebelasan tetap berusaha menjaga tempo permainan dan mencari celah untuk memecah kebuntuan.
Hingga wasit mengakhiri babak pertama, skor masih bertahan 0-0. Memasuki babak kedua, pola permainan kedua tim tidak banyak berubah. Liuk dan Tarempa Timur sama-sama berusaha membangun serangan, tetapi kokohnya pertahanan masing-masing kesebelasan membuat gol belum juga tercipta.
Ketegangan meningkat ketika pemain belakang Liuk bernomor punggung 5 harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran. Tarempa Timur mendapat kesempatan melalui tendangan bebas yang dieksekusi pemain bernomor punggung 14.
Peluang tersebut nyaris membawa Tarempa Timur unggul. Namun, tendangan kerasnya hanya membentur tiang gawang sebelah kanan.
Bola yang kembali bergulir langsung dimanfaatkan Liuk untuk melancarkan serangan balik cepat. Pemain bernomor punggung 19 berhasil lolos dari jebakan offside dan memperoleh peluang emas di depan gawang. Sayangnya, upaya tersebut berhasil digagalkan penjaga gawang Tarempa Timur.
Tambahan waktu satu menit tidak mengubah kedudukan. Setelah bermain selama 2 x 35 menit dengan skor 0-0, pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti.
Adu penalti berlangsung ketat. Kedua tim saling mengejar angka, sementara beberapa eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Ketegangan berlanjut hingga giliran penendang kedelapan.
Tarempa Timur membuka adu penalti melalui pemain bernomor punggung 14 yang sukses mencetak gol. Liuk menyamakan kedudukan lewat eksekusi pemain bernomor punggung 6.
Pada penendang kedua, eksekutor Tarempa Timur bernomor punggung 2 gagal mencetak gol. Pemain Liuk bernomor punggung 20 juga gagal memanfaatkan kesempatan. Kedua tim kembali mencetak gol pada kesempatan berikutnya, sebelum Liuk kehilangan peluang melalui tendangan pemain bernomor punggung 19 pada penendang keempat.
Memasuki penendang kelima dan keenam, persaingan semakin menegangkan. Liuk berhasil mencetak gol melalui pemain bernomor punggung 10, sedangkan kedua kesebelasan sama-sama gagal pada kesempatan penendang keenam.
Kiper Liuk yang maju sebagai penendang ketujuh, mengenakan nomor punggung 1, berhasil menjalankan tugasnya dan menjaga asa timnya tetap hidup.
Namun, penendang kedelapan Tarempa Timur bernomor punggung 3 sukses memasukkan bola. Sebaliknya, eksekutor Liuk bernomor punggung 14 gagal mencetak gol. Hasil 5-4 tersebut memastikan Tarempa Timur keluar sebagai pemenang dalam drama adu penalti.
Kepala Desa Liuk, Syaipul, yang memantau jalannya pertandingan dari luar lapangan, mengapresiasi perjuangan para pemainnya meski harus menerima kekalahan melalui adu penalti.
Katanya, para pemain telah berusaha maksimal sepanjang pertandingan. Hasil akhir memang belum berpihak kepada Liuk, tetapi perjuangan dan semangat yang ditunjukkan para pemain patut dihargai.
“Sebagai kepala desa, saya tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak di lapangan. Mereka sudah berusaha maksimal dari awal hingga akhir pertandingan. Walaupun hasilnya harus ditentukan melalui adu penalti dan kita belum berhasil menang, saya tetap bangga dengan semangat yang mereka tunjukkan,” ujar Syaipul.
Ia berharap pengalaman dari pertandingan tersebut menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berbenah, meningkatkan kemampuan, dan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.



