ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kelurahan Tarempa meraih kemenangan atas Lidi dalam pertandingan Piala Gubernur Kepri yang berlangsung di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Senin (12/10/2026). Kelurahan Tarempa tampil efektif dengan mencetak tiga gol tanpa balas hingga pertandingan berakhir.
Kelurahan Tarempa membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama melalui pemain bernomor punggung 15. Gol tersebut membawa Kelurahan Tarempa unggul hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Kelurahan Tarempa langsung menambah keunggulan sesaat setelah peluit kick-off dibunyikan. Pemain bernomor punggung 2 yang berposisi sebagai bek melepaskan tendangan dari garis tengah lapangan. Bola melesat menuju gawang Lidi dan gagal diantisipasi penjaga gawang, sehingga menghasilkan gol kedua bagi Kelurahan Tarempa.
Keunggulan Kelurahan Tarempa bertambah melalui titik penalti setelah pemain Lidi melakukan handball di dalam kotak terlarang. Pemain bernomor punggung 11 yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Kelurahan Tarempa unggul tiga gol.
Di tengah pertandingan, pemain Kelurahan Tarempa bernomor punggung 15 mendapat kartu kuning dari wasit setelah melakukan pelanggaran.
Lidi berupaya mengejar ketertinggalan, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, mereka belum mampu mencetak gol ke gawang Kelurahan Tarempa.
Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Kelurahan Tarempa tiga gol tanpa balas atas Lidi dalam lanjutan Piala Gubernur di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa.
Coach Kelurahan Tarempa, Mika Saipol, mengatakan dirinya masih belum sepenuhnya puas dengan permainan tim meski berhasil meraih kemenangan.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah kesalahan sendiri yang seharusnya bisa dihindari oleh para pemain Kelurahan Tarempa selama pertandingan.
“Secara permainan, saya masih kurang puas karena masih banyak kesalahan sendiri yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Namun, Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kekompakan seluruh pemain, kami bisa meraih kemenangan dalam pertandingan ini,” ujar Mika Saipol.
Sementara itu, Kepala Desa Lidi, Sudarpi, menilai kekalahan dalam pertandingan merupakan hal yang wajar dalam sebuah turnamen. Ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Lidi yang telah berjuang dan berpartisipasi dalam Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.
“Dalam turnamen, menang kalah itu hal biasa. Hari ini kami memang belum berhasil meraih kemenangan, tetapi ini menjadi bagian dari pertandingan yang harus diterima. Saya tetap mengapresiasi para pemain yang sudah berusaha dan menunjukkan semangat untuk membawa tim Lidi ikut berkompetisi di Piala Gubernur,” ujarnya.



