ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Kepulauan Anambas hendaknya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Anambas yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rian Kurniawan, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD memperingati Hari Jadi ke-18 Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (24/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rian mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang perjuangan para tokoh yang telah berjasa dalam proses pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai daerah otonom hasil pemekaran dari Kabupaten Natuna pada 24 Juni 2008.
“Delapan belas tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Kabupaten Kepulauan Anambas lahir dari semangat perjuangan, harapan, serta cita-cita besar masyarakat perbatasan untuk mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.
Kata dia, sebagai daerah kepulauan yang berada di wilayah perbatasan negara, Anambas masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan aksesibilitas, konektivitas antar pulau, pelayanan dasar hingga kondisi geografis yang cukup kompleks.
Meski demikian, ia menegaskan tantangan tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus bergerak maju membangun daerah.
Rian mengatakan, berbagai capaian pembangunan telah berhasil diraih selama 18 tahun terakhir, baik di sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik, perikanan, pariwisata hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Namun demikian, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bersama-sama agar pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa dan pulau-pulau terluar.
Pada peringatan HUT ke-18 tahun ini, Kabupaten Kepulauan Anambas mengusung tema “Melalui Semangat Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas ke-18, Kita Wujudkan Anambas Maju dan Berdaya Saing Melalui Inovasi SDM serta Pengembangan Pariwisata dan Perikanan Unggulan.”
Menurut Rian, tema tersebut mengandung makna bahwa pembangunan daerah ke depan harus bertumpu pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengelolaan potensi unggulan daerah secara optimal.
Ia menilai sektor pariwisata dan perikanan merupakan kekuatan utama yang dimiliki Anambas dan harus terus dikembangkan melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan, promosi digital, modernisasi perikanan, hingga perluasan akses pasar bagi nelayan.
Selain itu, peringatan hari jadi ke-18 juga mengangkat subtema “Transformasi Sektor Perikanan Menuju Ekonomi Biru yang Berkelanjutan”.
Subtema tersebut menegaskan pentingnya perubahan pola pembangunan sektor perikanan menuju pengelolaan yang lebih modern, produktif dan ramah lingkungan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir tanpa merusak ekosistem laut.
Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, lanjut Rian, berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan secara optimal serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Momentum Hari Jadi ke-18 ini hendaknya menjadi penguat semangat persatuan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Kepulauan Anambas yang lebih maju, mandiri dan sejahtera,” tuturnya. (Pin)



