ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Misbachul Munir bersama istrinya, Ny. Dama Munir, akhirnya tiba di Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (20/9/2026).
Kedatangan AKBP Misbachul Munir bersama istrinya disambut hangat melalui prosesi tepung tawar dan pengalungan kain cual khas Kabupaten Kepulauan Anambas.
Prosesi penyambutan turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Anambas serta Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas.
Usai tiba di Tarempa, AKBP Misbachul Munir, menuturkan perjalanan dari Batam menuju Anambas berlangsung lancar. Sebelumnya, keberangkatannya sempat tertunda akibat kondisi kabut asap yang memengaruhi jarak pandang.
“Alhamdulillah lancar. Walau sempat tertunda minggu kemarin karena kabut asap, hari ini visibilitasnya bagus, pilot berani terbang dan alhamdulillah selamat sampai sini (Tarempa*Red),” ujar Munir.
Ia juga memastikan kondisi istri dan keluarganya dalam keadaan sehat. Keluarga turut merasa bahagia setelah tiba di Anambas.
Ditanya mengenai kondisi wilayah Anambas yang merupakan daerah kepulauan, Munir mengaku tidak terlalu merasa khawatir. Pengalaman berdinas selama tujuh tahun di Papua menjadi salah satu bekalnya dalam menghadapi kondisi geografis dan tantangan wilayah yang tidak jauh berbeda.
“Oh nggak, Pak. Kebetulan sebelum di Anambas kami juga pernah berdinas di Papua, 7 tahun di sana, sehingga kondisinya mirip-mirip lah seperti ini,” sebutnya.
Sebagai Kapolres Kepulauan Anambas yang baru, Munir menyatakan akan melanjutkan program-program baik yang telah berjalan sebelumnya sekaligus mendorong peningkatan kinerja seluruh personel.
Ia menyadari salah satu tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di Anambas berkaitan dengan transportasi dan kondisi geografis wilayah kepulauan.
Namun, kondisi tersebut dinilainya bukan alasan untuk mengurangi semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Kita akan teruskan program-program baik dari yang lama dan juga meningkatkan kinerja seluruh anggota. Mungkin di sini banyak keluhan dan kendala berkaitan dengan transportasi, tapi bukan suatu halangan untuk kita mengabdi secara maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara terkait kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah, Munir mengatakan jarak pandang saat perjalanan menuju Anambas masih cukup baik.
“Untuk asap tadi alhamdulillah visibilitasnya sekitar enam kilometer jarak pandangnya. Memang ada beberapa berkabut, tapi alhamdulillah sudah berkurang,” pungkasnya.



