ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Kedatangan dua pejabat strategis dari unsur keimigrasian dan TNI Angkatan Darat ke Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi perhatian tersendiri.
Kehadiran kedua pejabat tinggi tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan wilayah perbatasan terluar Indonesia yang memiliki posisi strategis, baik dalam aspek pelayanan keimigrasian, pengawasan lintas batas, maupun pertahanan negara.
Dua pejabat yang tiba di Anambas itu adalah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, dan Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) XIX/Tuanku Tambusai Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Brigjen.TNI. Totok Sutriono.
Keduanya disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng bersama unsur Forkopimda di Pelabuhan Sri Siantan, Rabu (20/5/2026).

Penyambutan berlangsung melalui prosesi adat dan seremoni resmi sebagai bentuk penghormatan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kepada para pejabat negara yang melakukan kunjungan ke garda terdepan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Prosesi tepuk tepung tawar menjadi bagian dari penyambutan, sebagai simbol doa keselamatan, keberkahan, dan penghormatan bagi tamu yang datang ke Bumi Anambas.
Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor di wilayah perbatasan.
Sinergi antara pemerintah daerah, jajaran keimigrasian, dan TNI dinilai penting dalam mendukung pelayanan masyarakat, pengawasan mobilitas di kawasan perairan internasional, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Bagi Anambas, kehadiran pejabat tinggi dari unsur keimigrasian dan TNI menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap daerah terluar yang memiliki nilai strategis secara nasional.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap daerah perbatasan. Kehadiran jajaran Imigrasi dan TNI membawa semangat baru dalam memperkuat sinergi, khususnya dalam mendukung pelayanan masyarakat, pengawasan wilayah, serta menjaga stabilitas keamanan di daerah terluar,” Kata Bupati Aneng.
Menurut dia, posisi Anambas sebagai wilayah kepulauan terdepan menuntut koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dengan instansi vertikal. Dukungan dari unsur keimigrasian dan pertahanan dinilai penting dalam mendorong pembangunan sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Anambas memiliki tantangan tersendiri sebagai wilayah perbatasan. Karena itu, kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat, agar pelayanan, pengawasan, dan pembangunan berjalan seiring dengan upaya menjaga kedaulatan negara di kawasan terluar Indonesia,” tambahnya.
Melalui kunjungan tersebut, Bupati Aneng berharap dapat terbangun kerja sama yang semakin kuat dalam mendukung pembangunan, pengawasan kawasan perbatasan, serta penguatan kedaulatan negara di wilayah Laut Natuna Utara. (Pin)


