ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mendorong peningkatan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Hal itu ditandai dengan dibukanya kegiatan penyuluhan hukum program Jaksa Masuk Sekolah oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, di MTs Al Ma’arif Jemaja, Kecamatan Jemaja, Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang digelar melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas tersebut diinisiasi oleh Bagian Hukum Setda sebagai langkah edukatif untuk menanamkan pemahaman hukum sejak usia sekolah.
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menilai program ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda, sekaligus memperkuat kesadaran hukum di lingkungan pendidikan.
Ia mengapresiasi keterlibatan pihak kejaksaan yang dinilai aktif memberikan pembinaan kepada pelajar agar memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas yang telah berkenan memberikan penyuluhan hukum kepada anak-anak kita. Ini bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan generasi penerus,” ujarnya.

Aneng juga menyoroti meningkatnya persoalan sosial di lingkungan sekolah, terutama kasus perundungan antar pelajar yang menurutnya harus dicegah sejak dini.
“Tindakan buli tidak boleh terjadi. Guru dan siswa harus bersama-sama menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman, nyaman, dan saling menghargai,” tegasnya.
Selain itu, Bupati mengingatkan para siswa agar lebih fokus menuntut ilmu, selektif dalam pergaulan, serta menjauhi pengaruh negatif seperti judi daring dan penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan bahwa pendidikan agama memiliki peran besar dalam membentuk karakter pelajar.
“Tolong jaga anak-anak kita, jangan sampai mereka meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Pendidikan agama harus menjadi pondasi dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Dirinya berharap penyuluhan hukum tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi siswa dan tenaga pendidik dalam membangun budaya sadar hukum di sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Intelijen Kejari Anambas Bambang Wiratdany, perwakilan Danlanal dan Danlanudal, Camat Jemaja, Kepala Bagian Hukum Setda Anambas, jajaran Kejari Anambas, kepala sekolah, guru, serta para siswa. (Pin)



