ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Suasana penuh khidmat menyelimuti Masjid Jami’ Al-Wutsqha saat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Desa Bayat, Kecamatan Siantan Utara, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng beserta unsur Forkopimda ini turut dirangkai dengan penyerahan bantuan dan buka puasa bersama warga.
Namun, inti dari rangkaian tersebut adalah tausiyah Ramadan yang disampaikan Ustaz H. Ali Muhsin sebagai penguat nilai-nilai keagamaan di bulan suci.
Dalam ceramahnya, Ustaz Ali Muhsin, menyampaikan empat pesan penting agar Ramadan benar-benar menjadi momentum memperkuat iman dan memperbaiki diri.
Pesan pertama menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia mengatakan bahwa orang yang rajin membaca Al-Qur’an akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT.
“Orang yang rajin membaca Al-Qur’an bukan hanya mendapatkan pahala dari setiap huruf yang dibacanya, tetapi juga akan memperoleh ketenangan hati dan derajat yang tinggi di hadapan Allah. Jadikan Al-Qur’an sebagai teman sehari-hari, bukan hanya di bulan Ramadan,” ujarnya.
Pesan kedua adalah tentang menjaga lisan. Disebutkannya, lisan yang tidak dijaga dapat merusak nilai ibadah seseorang.
“Jagalah lisan kita. Jangan sampai ucapan menyakiti hati orang lain, menyebarkan fitnah, atau memperkeruh suasana. Orang yang mampu menjaga lisannya, berarti ia sedang menjaga kehormatan dan amalnya,” pesannya.
Selanjutnya, ia mengajak jamaah untuk gemar memberi makan dan bersedekah, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
“Memberi makan kepada orang yang kesulitan dan bersedekah tidak akan mengurangi harta kita. Justru Allah akan melipatgandakan balasannya. Ramadan adalah momentum terbaik untuk berbagi dan memperkuat kepedulian sosial,” tuturnya.
Pesan keempat menegaskan pentingnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menahan diri dari segala hal yang membatalkan pahala. Siapa yang berpuasa dengan iman dan mengharap ridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” ungkapnya.
Di akhir tausiyah, ia berharap kehadiran Bupati dan rombongan dalam Safari Ramadan tersebut membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Semoga safari bersama Bapak Bupati Aneng beserta rombongan ini membawa kebaikan, dan empat pesan ini dapat diserap serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Melalui momentum ini, Safari Ramadan tak sekadar menjadi agenda tahunan pemerintah daerah, tetapi juga ruang memperkuat sinergi dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas. (Pin)



