Seminar Hari Nelayan Akan Digelar di Tanjungpinang, HMNI Kepri Bahas Solusi Nyata

Brosur Seminar Hari Nelayan Nasional yang diselenggarakan Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Kepri pada 22 April 2026 di Tanjungpinang, mengusung tema sinergi kebijakan pemerintah untuk kesejahteraan nelayan serta menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah pusat, daerah, dan akademisi.

TANJUNGPINANG-ZONASIDIK.COM | Bertepatan dengan peringatan Hari Nelayan Nasional ke-66, Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Kepulauan Riau akan menyelenggarakan seminar pada 22 April 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus mengukur keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Sekretaris Panitia Pelaksana, Dedi Syahputra, menjelaskan kegiatan ini merupakan sarana untuk menyatukan visi, menyampaikan gagasan, bertukar pengetahuan antara pemangku kebijakan serta masyarakat nelayan guna membahas persoalan secara mendalam untuk menemukan solusi yang tepat.

Bacaan Lainnya

“Momentum Hari Nelayan Nasional harus menjadi ajang perbaikan dan tindakan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan serta perlindungan masyarakat nelayan, bukan sekadar seremonial,” ujarnya kepada awak media, Senin (20/4/2026).

Dedi menegaskan bahwa kegiatan peringatan Hari Nelayan Nasional bukan hanya sekadar seremonial, melainkan momentum penting sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan nelayan.

Disebutkannya, Seminar ini akan digelar di Pinang Harmoni, Kota Tanjungpinang, dengan mengusung tema “Sinergi Kebijakan Pemerintah untuk Kesejahteraan Nelayan Kepri (KNMP: antara wacana dan realisasi kesejahteraan nelayan Kepri)”.

“Nantinya kami menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta kalangan akademisi,” sebutnya.

Selain seminar, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan lomba mancing, lomba sampan dayung, bazar, serta hiburan dari Band Kogabwilhan I pada Sabtu, 25 April 2026 di Senggarang, Kota Tanjungpinang.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini memiliki pesan moral yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat,” kata Dedi.

Ia berharap masyarakat nelayan, khususnya di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, dapat berpartisipasi aktif serta turut memeriahkan seluruh rangkaian acara. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *