ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Perebutan posisi juara ketiga Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau antara Kesebelasan Desa Mubur dan Desa Tiangau berlangsung seru dan menghibur.
Kedua tim saling melancarkan serangan hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti di Lapangan Sulaiman Abdullah Tarempa, Kamis (5/11/2026).
Mubur yang kembali bertanding setelah insiden pada laga sebelumnya tetap menurunkan sejumlah pemain inti. Sementara itu, Tiangau memulai pertandingan dengan mencadangkan dua pemain andalannya, yakni Sadam Husein dan penjaga gawang Elbi Aji.
Meski turun dengan komposisi berbeda, kedua kesebelasan memperlihatkan permainan terbuka dan menjunjung tinggi sportivitas.
Mubur lebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke-11. Berawal dari tendangan pojok, pemain bernomor punggung 8 melepaskan bola yang langsung mengarah ke dalam gawang Tiangau.
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Dua menit berselang, Tiangau menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh pemain nomor punggung 10. Bola sempat membentur mistar gawang sebelum terlepas dari tangkapan penjaga gawang Mubur dan masuk ke dalam gawang.
Memasuki menit ke-33, Mubur kembali unggul. Umpan lambung ke area pertahanan Tiangau berhasil disambut sundulan pemain nomor punggung 12 yang mengubah skor menjadi 2-1 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Tiangau mulai memasukkan pemain andalannya, Elbi Aji (nopu 28) dan Sadam Husein (nopu 29), untuk mengejar ketertinggalan. Mubur juga melakukan pergantian pemain dengan menarik Deni nomor punggung 16 dan memasukkan Rian nomor punggung 19.
Tekanan Tiangau semakin meningkat. Pada menit ke-45, tendangan keras kapten Erik berhasil dihalau Rian yang baru masuk ke lapangan.
Empat menit kemudian, Tiangau akhirnya menyamakan kedudukan. Tendangan pojok yang diambil Sadam Husein berhasil dimanfaatkan Christopel nomor punggung 4 melalui sundulan keras yang menggetarkan gawang Mubur.
Setelah gol tersebut, kedua tim terus berupaya mencari keunggulan. Rian kembali menunjukkan perannya di lini pertahanan Mubur dengan menggagalkan peluang Sadam Husein.
Mubur juga memperoleh peluang melalui tendangan bebas pemain nomor punggung 8. Namun, Elbi Aji berhasil menepis bola yang mengarah ke sudut atas kiri gawang.
Ancaman serupa datang dari tendangan bebas Tiangau, tetapi berhasil diamankan penjaga gawang Mubur. Hingga lima menit terakhir, jual beli serangan terus berlangsung dengan sorakan penonton yang semakin riuh di pinggir lapangan.
Tambahan waktu satu menit tidak mengubah kedudukan. Skor 2-2 memaksa pertandingan dilanjutkan melalui adu penalti untuk menentukan peraih juara ketiga.
Adu penalti berlangsung menegangkan. Dari enam penendang masing-masing tim, Mubur berhasil mencetak empat gol, sedangkan Tiangau hanya mampu mengonversi tiga tendangan.
Penendang keenam Tiangau, yang juga penjaga gawang bernomor punggung 28, menjadi penentu setelah berhasil menjalankan tugasnya. Hasil tersebut membuat Tiangau keluar sebagai pemenang adu penalti dengan skor 4-3 dan mengamankan posisi juara ketiga.
Ketua PSSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, yang turut menyaksikan pertandingan tersebut, mengapresiasi penampilan kedua kesebelasan. Mubur dan Tiangau memperlihatkan semangat bertanding serta sportivitas yang patut menjadi contoh bagi pemain lainnya.
Ia menilai, pertandingan perebutan juara ketiga itu tidak hanya menyuguhkan permainan yang menarik, tetapi juga menunjukkan kedewasaan para pemain dalam menjaga sikap selama pertandingan berlangsung.
“Semangat kedua tim tetap terjaga. Mereka mempertunjukkan permainan luar biasa yang bisa kita saksikan bersama. Antusiasme penonton yang hadir juga mencerminkan besarnya dukungan masyarakat terhadap sepak bola di Anambas,” ujar Sahtiar.
Ia juga menyebutkan, penampilan para pemain muda dari Desa Mubur dan Desa Tiangau menjadi pelajaran penting tentang bagaimana menjaga nama baik daerah melalui olahraga.
“Kami merasa bangga. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi kita semua, bahwa para pemain muda sudah menunjukkan bagaimana menjaga nama baik daerah dan menjunjung tinggi sportivitas dalam berolahraga,” tambahnya.
Sahtiar turut menyampaikan apresiasi kepada para penonton yang hadir karena telah menyaksikan pertandingan dengan tertib hingga selesai. Ia juga berterima kasih kepada kedua kesebelasan yang telah menyuguhkan pertandingan dengan baik.



