ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Pertandingan yang mempertemukan dua tim asal Pulau Jemaja, Desa Genting Pulur dan Desa Rewak, berlangsung ketat hingga kedua tim harus melewati drama adu penalti untuk menentukan hasil akhir pertandingan.
Laga tersebut tersaji dalam turnamen Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Selasa (13/10/2026).
Kedua tim saling melancarkan serangan sejak awal pertandingan. Rewak sempat mencetak gol pada menit-menit awal, tetapi gol tersebut dianulir karena pemain lebih dahulu terperangkap offside.
Desa Rewak dari Kecamatan Jemaja kembali mendapat peluang melalui serangan ke lini pertahanan Genting Pulur. Namun, penjaga gawang Genting Pulur sigap menangkap bola sehingga peluang tersebut belum membuahkan gol.
Genting Pulur dari Kecamatan Jemaja Timur justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-20. Pemain bernomor punggung 17 melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang berhasil menjebol gawang Rewak, sekaligus membawa Genting Pulur unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, kedua tim terus berupaya menambah keunggulan maupun menyamakan kedudukan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum menghasilkan gol tambahan hingga babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Genting Pulur.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan pergantian pemain untuk memperkuat permainan. Genting Pulur yang masih unggul melakukan perubahan di lini pertahanan, sementara Rewak mengganti penjaga gawang.
Rewak langsung meningkatkan tekanan. Pada menit ke-54, pemain bernomor punggung 13 berhasil melewati penjagaan bek lawan sebelum melepaskan tendangan ke arah gawang. Namun, peluang emas tersebut berhasil digagalkan kiper Genting Pulur.
Peluang untuk menyamakan kedudukan kembali diperoleh Rewak beberapa menit kemudian. Lagi-lagi, penjaga gawang Genting Pulur mampu melakukan penyelamatan dan mempertahankan keunggulan timnya.
Tekanan Rewak akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60. Setelah melakukan sejumlah penyelamatan, kiper Genting Pulur, Raja Jamaruddin, akhirnya harus memungut bola dari gawangnya sendiri setelah pemain bernomor punggung 10 Rewak melepaskan tendangan keras yang berbuah gol.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan semangat para pemain Rewak untuk terus menekan pertahanan lawan. Meski kedua tim berusaha mencari gol penentu, skor tetap bertahan hingga waktu tambahan satu menit berakhir.
Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak penentuan tersebut, kedua tim sempat sama-sama mencetak gol. Namun, dua penendang Rewak, masing-masing bernomor punggung 9 dan 12, gagal menjalankan tugas setelah tendangan mereka berhasil ditepis kiper Genting Pulur.
Sementara itu, penendang Genting Pulur mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Tendangan pemain bernomor punggung 4 menjadi penentu kemenangan setelah berhasil menuntaskan eksekusi penalti.
Genting Pulur akhirnya memastikan kemenangan dengan skor adu penalti 4-2 atas Rewak, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu pertandingan.
Kepala Desa Genting Pulur, Harman yang turut turun langsung bermain bersama timnya mengapresiasi penampilan para pemain yang dinilainya telah berjuang dengan baik hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim Rewak yang telah menunjukkan permainan sportif dan menjunjung tinggi sportivitas sepanjang pertandingan.
“Saya mengapresiasi para pemain Genting Pulur yang sudah bermain dengan baik. Terima kasih juga kepada tim Rewak yang telah bermain sportif. Pertandingan ini berjalan dengan baik dan penuh sportivitas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut kemenangan tersebut terasa istimewa karena Genting Pulur berhasil membalas kekalahan pada pertemuan sebelumnya, ketika Rewak menang melalui adu penalti.
“Dulu Rewak mengalahkan kami lewat adu penalti. Sekarang, di Piala Gubernur Kepri, kami berhasil membalasnya melalui adu penalti juga. Alhamdulillah, kali ini kemenangan menjadi milik Genting Pulur,” tuturnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Rewak, Deva, yang turut memantau jalannya pertandingan, mengatakan bahwa para pemainnya telah menunjukkan permainan yang cukup baik.
Meski belum meraih kemenangan, ia menilai hasil pertandingan di lapangan tidak dapat diprediksi karena berbagai kemungkinan bisa terjadi selama pertandingan berlangsung.
“Pemain kita sudah bagus, tetapi namanya pertandingan, kita tidak tahu bagaimana hasilnya di lapangan. Apa pun hasilnya, saya tetap memberikan semangat kepada anak-anak Rewak. Tetap semangat dan terus berjuang,” ujarnya kepada zonasidik usai laga.



