JAKARTA-ZONASIDIK.COM | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mengupayakan solusi atas berbagai tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
Salah satunya melalui audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia untuk membahas kemampuan keuangan daerah serta pemenuhan kebutuhan belanja pegawai aparatur sipil negara (ASN), yang berlangsung pada Senin (20/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung pukul 09.00 WIB di Direktorat Keuangan Daerah, Kemendagri RI, Jakarta, dipimpin langsung oleh Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Simon Saimima.
Audiensi tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam membahas kondisi fiskal Kabupaten Kepulauan Anambas serta berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan keuangan daerah.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Sekretaris Daerah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Sekretaris Bappeda, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispuspida), serta Kepala Subbidang Anggaran.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memaparkan secara terbuka kondisi kemampuan fiskal daerah, termasuk tantangan dalam memenuhi kebutuhan belanja pegawai ASN di tengah keterbatasan kapasitas keuangan daerah.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng mengatakan, audiensi tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi riil keuangan daerah kepada pemerintah pusat. Komunikasi yang terbuka sangat penting agar pemerintah pusat memperoleh gambaran yang utuh mengenai tantangan yang dihadapi daerah kepulauan seperti Anambas.
“Kami menyampaikan secara terbuka kondisi fiskal Kabupaten Kepulauan Anambas agar pemerintah pusat memperoleh gambaran yang utuh. Harapan kami, Kemendagri dapat memberikan arahan dan dukungan sehingga pengelolaan keuangan daerah tetap sehat, pelayanan publik berjalan optimal, dan pembangunan daerah dapat terus berlanjut,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, audiensi tersebut tidak hanya membahas kondisi fiskal saat ini, tetapi juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai langkah strategis yang dapat ditempuh untuk memperkuat kapasitas keuangan daerah, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara maksimal.
Bupati menyebutkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan fiskal yang dihadapi daerah kepulauan. Melalui koordinasi yang baik, ia optimistis akan lahir solusi yang tepat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami optimistis, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, berbagai tantangan fiskal yang dihadapi Kabupaten Kepulauan Anambas dapat dicarikan solusi terbaik. Harapannya, penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan pembangunan daerah dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” tuturnya. (Pin)



