Dishub Lingga Siapkan Perbaikan Mobile Bridge Pelabuhan Roro Jagoh, Penataan Kawasan Akan Dilanjutkan

Foto Kolase: Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Hendry Efrizal, dan kondisi Pelabuhan Penyeberangan Roro Jagoh, Kecamatan Singkep Barat.

LINGGA-ZONASIDIK.COM | Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan perbaikan sejumlah bagian Mobile Bridge (MB) di Pelabuhan Penyeberangan Roro Jagoh yang mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Hendry Efrizal, mengatakan rencana perbaikan tersebut telah dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026.

Menurut Hendry, kondisi Mobile Bridge memang membutuhkan penanganan. Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

Bacaan Lainnya

“Kami berupaya melalui APBD Perubahan Tahun 2026 untuk melaksanakan perbaikan terhadap beberapa kerusakan yang cukup parah pada Mobile Bridge Pelabuhan Roro Jagoh. Memang belum bisa dilakukan secara keseluruhan karena keterbatasan anggaran, namun paling tidak perbaikan yang dilakukan nantinya dapat menjamin keselamatan pengguna jasa pelabuhan,” ujar Hendry kepada Zonasidik.com, Rabu (30/9/2026).

Ia menjelaskan, Dishub Lingga terus melakukan pembenahan terhadap fasilitas pelayanan yang menjadi kewenangannya, baik di Pelabuhan Roro Jagoh maupun sarana transportasi lainnya.

Hendry menyebut, peningkatan pelayanan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah karena pemerintah juga harus membagi anggaran untuk berbagai kebutuhan pelayanan publik lainnya.

“Saya yakin pimpinan daerah juga memiliki perhatian yang sama terhadap peningkatan pelayanan masyarakat. Namun tentu tidak bisa dilakukan sekaligus karena pemerintah harus membagi alokasi anggaran untuk berbagai kebutuhan pelayanan lainnya yang menjadi tanggung jawab OPD di lingkungan Pemkab Lingga,” katanya.

Selain memperbaiki Mobile Bridge, Dishub Lingga juga akan melanjutkan penataan kawasan Pelabuhan Jagoh yang telah dilakukan secara bertahap.

Penataan tersebut mencakup kawasan Pelabuhan Feri Jagoh dan Pelabuhan Penyeberangan Roro Jagoh yang berada dalam satu kawasan pelayanan transportasi laut.

Hendry mengatakan sebagian pembangunan kawasan tersebut telah dilaksanakan sejak 2023. Namun, sejumlah bagian masih membutuhkan penyempurnaan agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

“Kami menyadari masih ada beberapa pembangunan yang belum sepenuhnya termanfaatkan secara optimal karena pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Laut Dishub Kabupaten Lingga, Dicky Kristianto, mengatakan penataan ke depan tidak hanya menyasar fasilitas utama pelabuhan, tetapi juga sarana pendukung yang dibutuhkan masyarakat.

Di antaranya akses jalan menuju kawasan pelabuhan dan area parkir yang dinilai perlu dibenahi agar lebih tertib dan nyaman bagi pengguna jasa.

“Fokus penataan tidak hanya terbatas pada fasilitas utama pelabuhan. Kami juga merencanakan perbaikan akses jalan menuju kawasan pelabuhan serta penataan area parkir agar lebih tertib, luas, aman dan representatif bagi masyarakat maupun pengguna jasa transportasi,” jelas Dicky.

Dicky menambahkan, selain pekerjaan yang direncanakan melalui APBD Perubahan 2026, pemerintah juga telah menyiapkan perencanaan lanjutan untuk pengembangan kawasan Pelabuhan Jagoh.

“Pada anggaran perubahan tahun ini, fokus kami adalah melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang dianggap mendesak dan berkaitan langsung dengan keselamatan serta pelayanan masyarakat. Namun untuk jangka panjang, pemerintah juga telah menyiapkan perencanaan lanjutan yang lebih menyeluruh. Jika ketersediaan anggaran pada tahun depan memungkinkan, pembangunan, perluasan, serta penataan kembali kawasan pelabuhan akan langsung dilanjutkan secara lebih masif,” ungkapnya.

Menurut Dicky, pengembangan kawasan tidak hanya menyasar fasilitas sandar kapal dan area pelayanan penumpang, tetapi juga sarana pendukung agar Pelabuhan Jagoh dapat menjadi kawasan transportasi yang lebih tertata dan nyaman.

“Kami berharap secara bertahap kawasan Pelabuhan Jagoh dapat berkembang menjadi pelabuhan yang lebih modern, aman, nyaman, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mobilitas masyarakat Kabupaten Lingga ke depan,” tambahnya.

Dishub Lingga juga meminta dukungan masyarakat selama proses perbaikan dan penataan berlangsung.

“Kami memohon dukungan serta pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan dan penataan nantinya. Pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin agar seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung kemajuan daerah,” pungkasnya.

Dengan perbaikan dan penataan yang dilakukan secara bertahap, Pelabuhan Penyeberangan Roro Jagoh diharapkan dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai salah satu jalur penting transportasi dan distribusi barang maupun penumpang di Kabupaten Lingga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *