Listrik Sering Padam Sejak Subuh, Kades Teluk Siantan Ungkapkan Rasa Kecewa

Kepala Desa Teluk Siantan, Ismaya Lokadi, mengungkapkan rasa kecewanya atas pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di wilayah kerja Sub ULP PLN Ladan sejak dini hari hingga siang hari, Jumat (29/5/2026), tanpa adanya penjelasan resmi dari pihak PLN.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Pemadaman listrik di wilayah kerja Sub ULP PLN Ladan kembali menuai keluhan warga. Gangguan listrik yang terjadi berulang kali sejak dini hari hingga siang hari, Jumat (29/5/2026), membuat masyarakat kecewa lantaran padam nyala terjadi tanpa penjelasan resmi dari pihak PLN.

Warga di sejumlah wilayah pulau Palmatak mengaku harus menghadapi listrik yang terus mati dan menyala berkali-kali sejak menjelang subuh. Kondisi itu dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pada momen pagi hari saat warga mulai beraktivitas.

Kepala Desa Teluk Siantan, Ismaya Lokadi, mengaku kecewa dengan kondisi pemadaman yang terjadi tanpa adanya pemberitahuan maupun penjelasan penyebab gangguan dari pihak PLN.

Bacaan Lainnya

“Dari tengah malam sebenarnya sudah mulai terganggu, cuma saya tidak tahu pasti jam berapanya. Yang jelas waktu salat subuh listrik sudah mati. Kalau tidak salah sekitar tiga kali padam, tapi yang kedua dan ketiga hanya sebentar,” ujar Kades Ismaya kepada zonasidik.

Menurutnya, masyarakat tidak akan terlalu mempermasalahkan jika pemadaman disertai informasi yang jelas dari pihak PLN. Namun yang terjadi justru sebaliknya, listrik padam berulang tanpa adanya pemberitahuan resmi kepada pelanggan.

“Yang pasti masyarakat kecewa kalau pemadaman terjadi tanpa ada pemberitahuan apa penyebabnya. Setidaknya ada penjelasan supaya warga juga paham kondisi yang terjadi,” ucapnya.

Katanya, setiap kali listrik padam warga selalu mempertanyakan penyebabnya kepada pihak desa. Hal itu yang membuat dirinya bingung menjawab karena pihak desa juga harus menunggu informasi dan keterangan dari pihak PLN agar dapat disampaikan kembali kepada masyarakat.

“Kalau listrik mati, warga pasti bertanya ke kepala desa apa penyebabnya. Maka dari itu kami juga menunggu jawaban dari pihak PLN supaya bisa disampaikan kembali ke masyarakat,” imbuhnya.

Tak hanya listrik, dampak pemadaman juga menyebabkan terganggunya jaringan komunikasi di wilayah Dusun Air Nangak, Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah. Warga mengeluhkan sinyal telepon seluler hingga jaringan internet 4G ikut hilang saat listrik padam terjadi.

“Ini yang paling parah, baik itu wifi hingga ke jaringan internet hilang semua,” kesalnya.

Kekecewaan semakin bertambah lantaran upaya konfirmasi kepada pihak PLN tidak mendapatkan respons. Saat Kades Ismaya mencoba meminta penjelasan melalui pesan di grup WhatsApp PLN Tiga Kecamatan yang beranggotakan petugas PLN, tidak satu pun pesan mendapat jawaban dari pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Sub ULP PLN Ladan terkait penyebab padam nyala listrik yang terjadi berulang kali tersebut. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *