Piala Gubernur Kepri Resmi Bergulir di Anambas, Total Hadiah Rp100 Juta

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., menyerahkan Piala Gubernur Kepri kepada Ketua PSSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., M.M., di lapangan Sulaiman Abdullah, Sabtu (10/10/2026).

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM | Turnamen sepak bola Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau resmi bergulir di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (10/10/2026).

Sebanyak 49 desa dan 1 kelurahan di Kabupaten Kepulauan Anambas ambil bagian dalam turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp100 juta.

Kegiatan diawali dengan konvoi piala yang dibawa rombongan panitia bersama sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) mengelilingi sebagian wilayah Tarempa.

Bacaan Lainnya

Usai arak-arakan tersebut, piala diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, kepada Ketua PSSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, untuk selanjutnya diteruskan kepada ketua panitia pelaksana.

Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Bupati Aneng melalui prosesi pemotongan pita pada balon dan dilanjutkan dengan tendangan bola sebagai tanda dimulainya kompetisi.

Dalam arahannya, Aneng menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kepulauan Anambas selaku panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.

Ia berharap kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi sepak bola dan mempererat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Aneng juga mengingatkan seluruh tim, pemain, dan perangkat pertandingan agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Lanjutnya, turnamen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Anambas untuk menunjukkan bahwa kabupaten termuda di Kepri ini, mampu menyelenggarakan kompetisi sepak bola yang baik dan melahirkan pemain-pemain berkualitas.

“Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa Anambas mampu melaksanakan turnamen dengan baik. Jaga sportivitas, junjung tinggi fair play, dan jangan sampai ada hal-hal yang mencederai nama baik Kabupaten Kepulauan Anambas,” pesannya.

Disebutkannya, karena turnamen ini merupakan pelaksanaan perdana Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di Anambas, seluruh pihak harus menjaga sikap dan nama baik daerah.

“Tunjukan lah dengan penampilan yang bagus dalam bermain bola, agar bapak gubernur dan bapak wakil gubernur Kepri hadir langsung menyaksikan sepak bola di Anambas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PSSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta turnamen tahun ini melampaui jumlah peserta pada kegiatan yang sebelumnya diselenggarakan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab).

Ia menyebutkan, dari total 52 desa dan 2 kelurahan di Kabupaten Kepulauan Anambas, sebanyak 49 desa dan 1 kelurahan mengikuti turnamen tersebut.

Tiga Desa dan satu kelurahan yang belum berpartisipasi yakni Kelurahan Letung, Desa Bukit Padi, Batu Berapit, dan Air Putih.

Khusus Desa Air Putih, Sahtiar menjelaskan bahwa ketidakikutsertaan tersebut bukan karena tidak adanya keinginan untuk berpartisipasi, melainkan keterbatasan jumlah atlet yang memenuhi persyaratan. Desa tersebut, katanya, telah berkeinginan mengikuti kegiatan serupa selama dua tahun terakhir.

Sahtiar juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan turnamen dalam waktu relatif singkat. Ia mengatakan, persiapan kegiatan dilakukan hanya dalam waktu sekitar lima hari sejak rencana pelaksanaan disampaikan.

Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar hingga penutupan. Terlebih, pelaksanaan turnamen berlangsung menjelang periode cuaca ekstrem yang berpotensi memengaruhi jalannya pertandingan.

“Kita berharap seluruh pertandingan dapat terlaksana sesuai jadwal dan menjadi momentum untuk mendorong perkembangan sepak bola di Kabupaten Kepulauan Anambas,” harapnya.

Senada, Sahtiar mengajak para pemain dan wasit untuk menjaga sportivitas serta memberikan pertandingan yang berkualitas. Ia juga mengimbau masyarakat yang tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung agar mengikuti siaran live streaming yang disiapkan tim publikasi Kominfo Kabupaten Kepulauan Anambas.

Adapun total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini mencapai Rp100 juta, dengan rincian juara pertama sebesar Rp40 juta, juara kedua Rp25 juta, juara ketiga Rp20 juta, dan juara keempat Rp15 juta.

Turnamen dijadwalkan berlangsung mulai 10 Oktober hingga 6 November 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *